Taufik Idram

Kemnaker – Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri

Kemnaker – Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) dan PT Huawei Tech Investment menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Kerja Sama Bidang Pendidikan, Pengembangan Kompetensi, dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia di Jakarta, Selasa (23/6/2026).  Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat sinergi antara pendidikan vokasi dan dunia industri untuk menghasilkan SDM yang kompeten dan berdaya saing. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman antara Kemnaker dan PT Huawei Tech Investment tentang Sinergi Peningkatan Pembangunan Ketenagakerjaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di Bidang Teknologi, Informasi, dan Komunikasi yang telah ditandatangani pada 23 April 2025. “Perjanjian Kerja Sama ini bukanlah inisiatif yang berdiri sendiri. Ini merupakan tindak lanjut operasional dari kesepahaman yang telah dibangun antara Kemnaker dan Huawei. Apa yang telah disepakati di tingkat kementerian sebagai arah besar, kini diterjemahkan menjadi langkah konkret di tingkat satuan pendidikan melalui program-program yang langsung menyentuh dosen dan mahasiswa,” kata Cris. Menurut Cris, Polteknaker sebagai satu-satunya perguruan tinggi vokasi di bawah Kemnaker mengemban mandat untuk menyiapkan SDM yang kompeten di bidang ketenagakerjaan melalui program studi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Relasi Industri, serta Manajemen Sumber Daya Manusia. Ia menegaskan bahwa pendidikan vokasi harus mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. Karena itu, proses pembelajaran tidak boleh berhenti di ruang kelas, melainkan harus terhubung dengan praktik nyata di industri. “Ilmu yang diajarkan tidak boleh berhenti di ruang kelas. Pendidikan vokasi menekankan kemampuan untuk mengerjakan, mempraktikkan, dan menghasilkan. Karena itu, kami ingin menjadi jembatan antara kampus dan industri, dan kemitraan dengan Huawei merupakan salah satu wujud nyata dari upaya tersebut,” ujarnya. Melalui kerja sama tersebut, kedua pihak akan berkolaborasi dalam tiga ruang lingkup utama. Pertama, bidang pendidikan dan pengajaran melalui keterlibatan praktisi sebagai dosen praktisi dalam kuliah umum dan seminar, penyelarasan kurikulum, kunjungan industri, serta penyediaan sarana praktik bagi mahasiswa. Kedua, peningkatan kompetensi dan pengembangan SDM melalui berbagai program pelatihan, termasuk program Training to Trainer dari ICT Academy yang memungkinkan dosen memperbarui kompetensi teknologi dan mentransfer pengetahuan tersebut kepada mahasiswa. Ketiga, pemberdayaan SDM melalui penyediaan kesempatan magang, informasi peluang kerja, serta pelaksanaan campus hiring yang mempertemukan talenta muda dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Menurut Cris, kerja sama tersebut akan memberikan manfaat bagi seluruh program studi di Polteknaker. Mahasiswa K3 akan memperoleh wawasan mengenai keselamatan kerja di era digital, mahasiswa Relasi Industri mendapatkan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai hubungan industrial modern, sementara mahasiswa Manajemen SDM memperoleh perspektif mengenai pengelolaan talenta kelas dunia. Lebih lanjut Cris menegaskan bahwa seluruh upaya pengembangan kompetensi yang dilakukan Kemnaker bermuara pada peningkatan kualitas manusia Indonesia. Karena itu, pembangunan SDM harus ditempatkan sebagai investasi jangka panjang yang akan menentukan daya saing bangsa di masa depan. “Kami tidak sekadar menyiapkan tenaga kerja, tetapi menyiapkan manusia agar dapat bekerja dengan bermartabat, aman, dan memiliki kesempatan yang adil untuk berkembang. Kami melihat mitra kami memiliki komitmen yang sama, yaitu berinvestasi pada manusia dan memberdayakan talenta,” ungkapnya. Biro Humas Kemnaker.

Kemnaker – Huawei Perkuat Sinergi Pengembangan SDM melalui Pendidikan Vokasi dan Industri Read More »

Pemerintah Lanjutkan Program Magang dan Vokasi pada Semester II Tahun 2026

Jakarta — Pemerintah menyiapkan Paket Stimulus Ekonomi Triwulan II dan Semester II Tahun 2026 yang terdiri atas delapan kebijakan dalam tiga pilar utama. Salah satu fokus kebijakan tersebut adalah program magang dan vokasi untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (22/6/2026), yang turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Airlangga mengatakan pemerintah akan mendorong pelaksanaan program magang dan vokasi pada semester II-2026 sebagai bagian dari upaya menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional. “Program magang dan vokasi ini kita akan dorong untuk dilaksanakan di paruh kedua semester kedua sehingga ini menjadi penggerak daripada perekonomian di masyarakat,” kata Airlangga. Dalam paket stimulus tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp6,26 triliun, terdiri atas Rp4,14 triliun untuk Program Magang Nasional bagi 150 ribu peserta dan Rp2,12 triliun untuk pelatihan vokasi. Program vokasi diprioritaskan bagi 220 ribu lulusan SMK dan 50 ribu pekerja terdampak PHK. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menjelaskan Program Magang Nasional 2025 (MagangHub) menunjukkan hasil positif. Program ini menjaring 102,6 ribu peserta dari 370,5 ribu pendaftar yang ditempatkan pada 8.048 perusahaan dan instansi pemerintah di seluruh Indonesia. Peserta memperoleh uang saku setara upah minimum, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), pendampingan mentor, serta kesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi BNSP. Berdasarkan survei terhadap 65.245 peserta, sebanyak 84,26 persen menyatakan puas atau sangat puas terhadap Program Magang Nasional. Dari sisi manfaat ekonomi, 67,13 persen responden menyatakan program tersebut membantu atau sangat membantu kondisi ekonomi peserta dan keluarganya. Survei terhadap 7.217 perusahaan dan instansi penyelenggara magang juga menunjukkan hasil positif, dengan 84,13 persen menyatakan puas atau sangat puas terhadap kontribusi peserta magang. “Ini hasil yang menurut kami cukup positif sebagai feedback kita untuk pelaksanaan magang di angkatan II,” ujar Yassierli. Berdasarkan penilaian 22.297 mentor, sebanyak 65,55 persen peserta mengalami peningkatan kompetensi teknis yang signifikan selama mengikuti program. Penilaian juga menunjukkan peningkatan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, pemecahan masalah, berpikir kritis, adaptabilitas, hingga keterampilan teknis sesuai bidang pekerjaan. “Rata-rata skor kompetensi peserta meningkat dari 3,77 menjadi 4,19 berdasarkan penilaian peserta, serta dari 3,33 menjadi 3,66 berdasarkan penilaian mentor,” ucapnya. Dari sisi penyerapan tenaga kerja, sektor keuangan menjadi penyerap terbesar peserta magang yang memperoleh penawaran kerja, diikuti sektor perdagangan besar dan industri pengolahan. Sektor kesehatan, teknologi informasi dan komunikasi, jasa administrasi, serta akomodasi juga aktif merekrut lulusan program magang. “Ini sekaligus sebagai janji kami dari Kementerian Ketenagakerjaan secara transparan menyampaikan hasil evaluasi. Ini sudah dari 85 persen data peserta magang,” ucap Yassierli. Menaker menegaskan Kemnaker terus memperkuat ekosistem pelatihan vokasi nasional melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan penguatan infrastruktur pelatihan. Upaya tersebut diharapkan mampu menghasilkan tenaga kerja yang kompeten, adaptif, dan siap menghadapi kebutuhan dunia kerja sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Biro Humas Kemnaker

Pemerintah Lanjutkan Program Magang dan Vokasi pada Semester II Tahun 2026 Read More »

Kemnaker akan Gelar Orientasi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan menggelar Orientasi Program Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 2 pada 22 Juni 2026 yang sekaligus menandai dimulainya pelaksanaan pelatihan bagi peserta yang telah lolos seleksi.  Pelaksanaan PVN Batch 2 akan berlangsung di 21 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), 13 Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di berbagai wilayah Indonesia. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah mengimbau seluruh peserta yang dinyatakan lolos untuk memantau pengumuman resmi terkait jadwal dan instruksi teknis orientasi di balai pelatihan masing-masing. “Kemnaker menyelenggarakan Program Pelatihan Vokasi Nasional untuk membekali peserta dengan keahlian berbasis kebutuhan industri agar memiliki kompetensi yang relevan, sehingga dapat meningkatkan peluang untuk bekerja maupun mengembangkan kewirausahaan,” ujar Darmawansyah melalui Siaran Pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (21/6/2026). Darmawansyah menjelaskan PVN Batch 2 diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK sederajat dan terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun yang memiliki akun SIAPkerja.  Menurutnya, pelatihan vokasi menjadi salah satu upaya penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja melalui penguatan keterampilan, produktivitas, disiplin, dan etos kerja. “Peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga berbagai pembekalan yang diperlukan agar lebih siap menghadapi dunia kerja maupun membangun usaha mandiri,” katanya. Seluruh rangkaian pelatihan vokasi ini disediakan secara gratis oleh pemerintah. Peserta juga akan mendapatkan berbagai fasilitas pendukung selama mengikuti pelatihan, seperti makan siang, bantuan transportasi, perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), serta fasilitas asrama bagi peserta yang memenuhi kriteria. Darmawansyah berharap peserta mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh agar kompetensi yang diperoleh dapat menjadi bekal untuk meningkatkan daya saing di dunia profesional. “Melalui Program Pelatihan Vokasi Nasional ini, Kemnaker berharap semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri dan mampu berkontribusi dalam penguatan kualitas tenaga kerja Indonesia,” ujarnya. Biro Humas Kemnaker

Kemnaker akan Gelar Orientasi Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 Read More »

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026. Pada batch 3, Kemnaker menargetkan sebanyak 20.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Pelatihan akan diselenggarakan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah mengajak masyarakat usia kerja untuk memanfaatkan kesempatan tersebut guna meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja. “Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker,  Sabtu (20/6/2026). Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penting untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang. Karena itu, Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujarnya. Darmawansyah menjelaskan calon peserta yang ingin mengikuti PVN Batch 3 wajib memiliki akun SIAPkerja dan memilih program pelatihan sesuai minat serta kebutuhan. Selain itu, peserta juga dapat mengisi Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) dan Asesmen Penilaian Diri yang bersifat opsional. Adapun tahapan PVN Batch 3 meliputi pendaftaran peserta hingga 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara akan dilaksanakan pada 10–15 Juli 2026.  Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan diumumkan pada 16 Juli 2026. Adapun kickoff PVN Batch 3 dan orientasi peserta dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026. Darmawansyah berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut sebagai sarana meningkatkan keterampilan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. “Pelatihan vokasi merupakan investasi. Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki, semakin besar pula peluang memperoleh pekerjaan yang layak dan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas nasional,” pungkasnya. Biro Humas Kemnaker

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta Read More »

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 2026

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 PBK Non Boarding PVN 3 2026 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh di Tahun Anggaran 2026 kembali membuka Pelatihan Vokasi Nasional  Non Boarding batch 3 2026 -Pendaftaran Non-Boarding dibuka Tanggal 21 Juni -9 Juli 2026-Mulai Pelatihan Tanggal 20 Juli 2026 See More Details Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 PBK Batch 3 2026 Non Boarding (Tidak di Asramakan) Program Pelatihan – Batch 2 2025 Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Program Durasi Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Konstruksi Perhitungan RAB Pekerjaan Bangunan 16 Hari Pariwisata Peracikan Minuman Kopi 18 Hari Pariwisata Menyiapkan Produk Roti 18 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Pengolahan Ikan 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Listrik Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri berbasis PLC 34 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Mobile Programming 26 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Practical Office Advance 26 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Associate Data Scientist 34 Hari Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Konstruksi Perhitungan RAB Pekerjaan Bangunan 16 Hari Pariwisata Peracikan Minuman Kopi 18 Hari Pariwisata Menyiapkan Produk Roti 18 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Pengolahan Ikan 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Listrik Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri berbasis PLC 34 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Mobile Programming 26 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Practical Office Advance 26 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Associate Data Scientist 34 Hari Project Based Learning (PBL) Batch 3 2025 Program Pelatihan Project Based Learning Durasi Persyaratan Khusus Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial 20 Hari Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media 20 Hari Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video Hydroponic Automation System 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Project Based Learning Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Project Based Learning Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar 20 Hari Project Based Learning Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video 20 Hari Project Based Learning Hydroponic Automation System Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Jadwal Tahap Seleksi. Timeline Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional TIMELINE PENDAFTARAN Pelatihan Vokasi Nasional Peserta PBL dan PBK Batch 3 Tahun 2026 Non-Boarding (Tidak Diasramakan) 1 Periode Pendaftaran Membuat akun SIAPKerja Mengikuti Asesmen Penilaian Diri Mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) Mengikuti Asesmen SiapLatih Memilih Program Pelatihan 21 Juni – 9 Juli 2026 2 Batas Akhir Pengisian Asesmen SiapLatih 09 Juli 2026 3 Seleksi Peserta Wawancara 10 dan 13 Juli 2026 4 Pengumuman 15 Juli 2026 5 Daftar Ulang 15 – 17 Juli 2026 6 Mulai Pelatihan 20 Juli 2026 Semua informasi tentang pendaftaran, seleksi dan pengumuman hanya tersedia melalui media sosial BPVP Banda Aceh. Persyaratan dan Fasilitas Persyaratan Berstatus pencari kerja, Individu yang baru mau memulai usaha Memiliki akun SIAPKerja dan belum pernah mengikuti pelatihan di tahun yang sama Pendidikan Lulusan SMA/SMK sederajat berusia minimal 17 Tahun Bersedia mengikuti peraturan yang telah ditetapkan BPVP Banda Aceh Tidak sedang mengikuti pendidikan formal / bekerja Fasilitas Gratis biaya pelatihan Pakaian kerja Modul pelatihan Bantuan Transport dan Makan Siang Iuran JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan selama Pelatihan Sertifikat Pelatihan dan Kompetensi BNSP Pendampingan Pasca Pelatihan

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 2026 Read More »

Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern

Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempercepat transformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh Indonesia menjadi Mini Campus yang adaptif, modern, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Kemnaker memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, konsep Mini Campus dirancang untuk mengubah BPVP dari sekadar tempat pelatihan kerja menjadi pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, serta mampu membangun ekosistem pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. “Konsep Mini Campus ini dirancang agar BPVP tidak hanya menjadi tempat pelatihan kerja. Nantinya, BPVP akan bertransformasi menjadi pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, dan mandiri,” ujar Yassierli saat membuka kegiatan Strategi dan Kick-Off Transformasi BPVP di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026) malam. Menurut Yassierli, melalui konsep Mini Campus, BPVP diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran vokasi yang didukung sarana dan prasarana modern serta teknologi mutakhir. Dengan demikian, lulusan pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga inovasi, daya saing, dan kesiapan memasuki dunia kerja. “Dengan dukungan sarana dan prasarana yang modern, BPVP akan mampu mencetak tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga inovatif, berdaya saing tinggi, dan siap diserap oleh dunia usaha maupun industri,” katanya. Yassierli optimistis transformasi tersebut akan memperkuat peran BPVP dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan masa depan sekaligus mempercepat penyediaan tenaga kerja kompeten di berbagai sektor industri strategis. “Saya menginginkan tingkat serapan hasil lulusan pelatihan vokasi di Mini Campus minimal 80 persen,” tegasnya. Untuk mendukung transformasi tersebut, Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi melalui penyediaan puluhan ribu paket pelatihan gratis bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang terintegrasi dalam portal SIAPKerja. Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), Darmawansyah, menegaskan bahwa transformasi BPVP merupakan bagian penting dari upaya membangun ekosistem pelatihan vokasi yang lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, BPVP harus mampu menjadi pusat pengembangan kompetensi yang dekat dengan kebutuhan industri, responsif terhadap perubahan pasar kerja, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Transformasi ini bukan hanya perubahan struktur, tetapi juga perubahan cara kerja, orientasi kerja dan budaya layanan,” ujarnya. Melalui transformasi BPVP menjadi Mini Campus, Kemnaker berharap balai-balai pelatihan vokasi semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu menghasilkan talenta unggul yang siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global serta mendukung kebutuhan SDM industri Indonesia. Biro Humas Kemnaker

Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern Read More »

Tutup MagangHub Batch III, Menaker Ajak Peserta Ikuti Sertifikasi Kompetensi untuk Perkuat Daya Saing

Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch III untuk mengikuti sertifikasi kompetensi yang akan difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) guna memperkuat daya saing mereka di dunia kerja. Ajakan tersebut disampaikan Menaker pada Penutupan Program Magang Nasional Batch III di Gedung Kemnaker, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Yassierli mengatakan Kemnaker tengah menyiapkan program sertifikasi kompetensi bagi peserta MagangHub sebagai tindak lanjut setelah program magang selesai. “Peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program magang berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi. Kami telah menyiapkan sekitar 15 bidang kompetensi yang dapat dipilih untuk diuji di balai-balai pelatihan di bawah naungan Kemnaker,” kata Yassierli. Menurutnya, program tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta karena selain memperoleh pengalaman kerja dan sertifikat magang, mereka juga berkesempatan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. “Ini merupakan layanan yang ingin kami berikan kepada peserta MagangHub. Jadi peserta tidak hanya mendapatkan portofolio dan sertifikat magang, tetapi juga sertifikat kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing mereka,” ujarnya. Yassierli mengimbau peserta untuk tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Kemnaker, termasuk mengenai jadwal pendaftaran, pilihan kompetensi, dan tahapan sertifikasi kompetensi. Selain meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi, ia juga mendorong peserta memanfaatkan platform SiapKerja, khususnya fitur KarirHub, yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan di dalam maupun luar negeri. “Saat ini Kemnaker terus memperluas akses informasi pasar kerja dengan mengintegrasikan SiapKerja dengan berbagai portal lowongan kerja swasta sehingga semakin banyak peluang kerja yang dapat diakses masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, Yassierli menegaskan bahwa peningkatan kompetensi harus menjadi perhatian utama peserta setelah menyelesaikan program magang. Menurutnya, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri dan dapat dibuktikan melalui portofolio maupun sertifikasi kompetensi. “Ke depan, yang dicari industri adalah kompetensi. Mereka tidak hanya melihat seseorang berasal dari sekolah mana, tetapi lebih pada kemampuan yang dimiliki. Kompetensi itu tercermin dari portofolio dan sertifikat kompetensi,” tegasnya. Karena itu, ia berpesan agar peserta terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, kompetensi yang kuat akan menjadi bekal penting untuk bersaing dan membuka lebih banyak peluang kerja di masa depan. “Tingkatkan terus kompetensi. Itulah modal utama untuk bisa bersaing dan meraih peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri,” ucapnya. Biro Humas Kemnaker

Tutup MagangHub Batch III, Menaker Ajak Peserta Ikuti Sertifikasi Kompetensi untuk Perkuat Daya Saing Read More »

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 2026

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 PBK Non Boarding PVN 2 2026 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh di Tahun Anggaran 2026 kembali membuka Pelatihan Vokasi Nasional  Non Boarding batch 2 2026 -Pendaftaran Non-Boarding dibuka Tanggal 19 Mei -9 Juni 2026-Mulai Pelatihan Tanggal 22 Juni 2026 See More Details Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 PBK Batch 2 2026 Non Boarding (Tidak di Asramakan) Program Pelatihan – Batch 2 2025 Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Program Durasi Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Welder Pipe Welder SMAW 6G-Up Hill/HLO-45* Persyaratan khusus: Memiliki Sertifikat Las 42 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Pariwisata Housekeeping 18 Hari Fashion Teknologi Menjahit Pakaian dengan Mesin 26 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Pembuatan Roti dan Kue 14 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Coffee Roasting 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Listrik Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 34 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Mobile Programming 26 Hari Konstruksi Juru Ukur / Surveyor 26 Hari Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Welder Pipe Welder SMAW 6G-Up Hill/HLO-45* Persyaratan khusus: Memiliki Sertifikat Las 42 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Pariwisata Housekeeping 18 Hari Fashion Teknologi Menjahit Pakaian dengan Mesin 26 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Pembuatan Roti dan Kue 14 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Coffee Roasting 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Listrik Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 34 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Mobile Programming 26 Hari Konstruksi Juru Ukur / Surveyor 26 Hari Project Based Learning (PBL) Batch 2 2025 Program Pelatihan Project Based Learning Durasi Persyaratan Khusus Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial 20 Hari Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media 20 Hari Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video Hydroponic Automation System 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Project Based Learning Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Project Based Learning Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar 20 Hari Project Based Learning Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video 20 Hari Project Based Learning Hydroponic Automation System Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Jadwal Tahap Seleksi. Timeline Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional TIMELINE PENDAFTARAN Pelatihan Vokasi Nasional Peserta PBL dan PBK Batch 2 Tahun 2026 Non-Boarding (Tidak Diasramakan) 1 Periode Pendaftaran Membuat akun SIAPKerja Mengikuti Asesmen Penilaian Diri Mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) Mengikuti Asesmen SiapLatih Memilih Program Pelatihan 19 Mei – 9 Juni 2026 2 Batas Akhir Pengisian Asesmen SiapLatih 09 Juni 2026 3 Seleksi Peserta Wawancara 10 dan 11 Juni 2026 4 Pengumuman 12 Juni 2026 5 Daftar Ulang 12 – 17 Juni 2026 6 Mulai Pelatihan 22 Juni 2026 Semua informasi tentang pendaftaran, seleksi dan pengumuman hanya tersedia melalui media sosial BPVP Banda Aceh. Persyaratan dan Fasilitas Persyaratan Berstatus pencari kerja, Individu yang baru mau memulai usaha Memiliki akun SIAPKerja dan belum pernah mengikuti pelatihan di tahun yang sama Pendidikan Lulusan SMA/SMK sederajat berusia minimal 17 Tahun Bersedia mengikuti peraturan yang telah ditetapkan BPVP Banda Aceh Tidak sedang mengikuti pendidikan formal / bekerja Fasilitas Gratis biaya pelatihan Pakaian kerja Modul pelatihan Bantuan Transport dan Makan Siang Iuran JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan selama Pelatihan Sertifikat Pelatihan dan Kompetensi BNSP Pendampingan Pasca Pelatihan

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 2026 Read More »

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 2026

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 PBK Non Boarding PVN 1 2026 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh di Tahun Anggaran 2026 kembali membuka Pelatihan Vokasi Nasional  Non Boarding batch 1 2026 -Pendaftaran Non-Boarding dibuka Tanggal 23 Februari  – 24 Maret 2026-Mulai Pelatihan Tanggal 1 April 2026 See More Details Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 PBK Batch 1 2026 Non Boarding (Tidak di Asramakan) Program Pelatihan BPVP Banda Aceh – Batch 1 2026 Program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) – Batch 1 2026 Kejuruan Program Pelatihan Kuota Durasi Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 16 Orang 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 16 Orang 26 Hari Las Pipe Welder SMAW 6G-Up Hill/HLO-45* Persyaratan khusus: Memiliki Sertifikat Las 16 Orang 42 Hari Listrik Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri Berbasis PLC 16 Orang 34 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 16 Orang 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 16 Orang 26 Hari Pariwisata Housekeeping 16 Orang 18 Hari Fashion Technology Menjahit Pakaian dengan Mesin 32 Orang 26 Hari Agroindustri Pembuatan Roti dan Kue 16 Orang 14 Hari Teknologi Informasi & Komunikasi Mobile Programming 16 Orang 26 Hari Pariwisata Peracikan Minuman Kopi (Barista) 16 Orang 18 Hari Agroindustri Coffee Roasting 16 Orang 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 16 Orang 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 16 Orang 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 16 Orang 20 Hari Listrik Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 16 Orang 26 Hari Konstruksi Juru Ukur / Surveyor (Kualifikasi 3) 16 Orang 26 Hari Elektronika16 Kuota Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur16 Kuota Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Las16 Kuota Pipe Welder SMAW 6G-Up Hill/HLO-45* Persyaratan khusus: Memiliki Sertifikat Las 42 Hari Listrik16 Kuota Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri Berbasis PLC 34 Hari Konstruksi16 Kuota Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi16 Kuota Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Pariwisata16 Kuota Housekeeping 18 Hari Fashion Technology32 Kuota Menjahit Pakaian dengan Mesin 26 Hari Agroindustri16 Kuota Pembuatan Roti dan Kue 14 Hari TIK16 Kuota Mobile Programming 26 Hari Pariwisata16 Kuota Peracikan Minuman Kopi (Barista) 18 Hari Agroindustri16 Kuota Coffee Roasting 14 Hari Refrigerasi16 Kuota Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika16 Kuota Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Konstruksi16 Kuota Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Listrik16 Kuota Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 26 Hari Konstruksi16 Kuota Juru Ukur / Surveyor (Kualifikasi 3) 26 Hari Project Based Learning (PBL) – Batch 1 2026 Program Pelatihan Project Based Learning Kuota Durasi Persyaratan Khusus Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video Hydroponic Automation System 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Digital Office (Menggunakan Aplikasi Google Workspace) 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop dan Menguasai aplikasi Office dasar Project Based Learning16 Kuota Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Project Based Learning16 Kuota Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar 20 Hari Project Based Learning16 Kuota Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video 20 Hari Project Based Learning16 Kuota Hydroponic Automation System Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Project Based Learning16 Kuota Digital Office (Menggunakan Aplikasi Google Workspace) Memiliki Laptop dan Menguasai aplikasi Office dasar 20 Hari Jadwal Tahap Seleksi. Timeline Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional TIMELINE PENDAFTARAN Pelatihan Vokasi Nasional Peserta PBL dan PBK Batch 1 Tahun 2026 Non-Boarding (Tidak Diasramakan) 1 Periode Pendaftaran Membuat akun SIAPKerja Mengikuti Asesmen Penilaian Diri Mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) Mengikuti Asesmen SiapLatih Memilih Program Pelatihan 23 Maret – 24 Maret 2026 2 Batas Akhir Pengisian Asesmen SiapLatih 24 Maret 2026 3 Seleksi Peserta Wawancara 25 – 28 Maret 2026 4 Pengumuman 29 Maret 2026 5 Daftar Ulang 30 – 31 Maret 2026 6 Mulai Pelatihan 1 April 2026 Semua informasi tentang pendaftaran, seleksi dan pengumuman hanya tersedia melalui media sosial BPVP Banda Aceh. Persyaratan dan Fasilitas Persyaratan Berstatus pencari kerja, Individu yang baru mau memulai usaha Memiliki akun SIAPKerja dan belum pernah mengikuti pelatihan di tahun yang sama Pendidikan Lulusan SMA/SMK sederajat berusia minimal 17 Tahun Bersedia mengikuti peraturan yang telah ditetapkan BPVP Banda Aceh Tidak sedang mengikuti pendidikan formal / bekerja Fasilitas Gratis biaya pelatihan Pakaian kerja Modul pelatihan Bantuan Transport dan Makan Siang Iuran JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan selama Pelatihan Sertifikat Pelatihan dan Kompetensi BNSP Pendampingan Pasca Pelatihan

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 2026 Read More »

Buruan Daftar! Kemnaker Siapkan 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) hadirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja, produktivitas, disiplin, sikap, serta etos kerja masyarakat, baik untuk memasuki dunia kerja maupun berwirausaha. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa seluruh rangkaian Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 diselenggarakan secara gratis oleh pemerintah. Program ini diinisiasi untuk memperkuat kompetensi angkatan kerja dalam rangka mendukung terwujudnya SDM Unggul 2045. “Program ini mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan yang diselenggarakan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Dengan demikian, lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar kerja,” ujar Menko Airlangga dalam Konferensi Pers terkait Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 di Kantor Kemnaker, Jumat (27/2/2026). Di kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa pada Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1, Kemnaker menyiapkan 20.000 kuota peserta. Secara keseluruhan, program ini ditargetkan memberikan manfaat kepada lebih dari 70.000 peserta melalui tiga batch pelatihan  “Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 21 UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia,” ujar Menaker Yassierli. Ia menjelaskan bahwa program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun dan telah memiliki akun pada platform SIAPkerja. Khusus Batch 1, program diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 hingga 2025. Kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik pasar kerja sekaligus memastikan efektivitas program bagi kelompok sasaran prioritas. “Harapan kami, program ini dapat dioptimalkan. Jadi, selain ada Program Pemagangan Nasional untuk lulusan perguruan tinggi, kami juga menyediakan alternatif program bagi lulusan SMA/SMK,” tambahnya. Pendaftaran Batch 1 dilakukan melalui laman skillhub.kemnaker.go.id pada 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Seleksi peserta berlangsung pada 9–15 Maret 2026, pengumuman hasil seleksi pada 16 Maret 2026, dan pelatihan dimulai pada 1 April 2026. Pada Batch 1, bidang kejuruan yang tersedia antara lain Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi. Sedangkan, program pelatihan yang ditawarkan diantaranya Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri. Peserta Pelatihan Vokasi Nasional akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan. *Biro Humas Kemnaker*

Buruan Daftar! Kemnaker Siapkan 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Read More »