Berita BLK

Kemnaker Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Warga Aceh, Sumut, dan Sumbar

jpnn.com, JAKARTA – Jakarta–Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan itu merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian Kemnaker untuk meringankan beban masyarakat pascabanjir dan longsor. Distribusi bantuan bagi korban bencana diserahkan langsung secara simbolis oleh Ketua Tim Kemnaker Peduli Sukro Muhab di Dusun Mergat Desa Pantai Cermin, Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara. “Seluruh bantuan seperti pakaian layak pakai dan makanan serta obat-obatan, Insha Allah bermanfaat bagi warga di sini, ” ujar Sukro melalui Siaran Pers Biro Humas, Selasa (16/12/2025). Plt Kepala BBPVP Medan Qiqi Asmara menjelaskan bantuan diberikan 300 bungkus nasi goreng siap saji dapur umum BBPVP Medan, 20 karton mineral, 2 box minuman energi, 100 paket biskuit dan makanan ringan dari Kemnaker Peduli. Sementara pakaian layak pakai (Binalavotas) dan trauma healing dan pengobatan gratis (Binwasnaker & K3). Sementara di Aceh, Kemnaker menurunkan tim terpadu dan mendirikan Posko Kemnaker Peduli di Pidie Jaya, Aceh. Tim yang diturunkan dari UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP Banda Aceh) mendirikan dapur umum untuk memasak dan menyalurkan makanan kepada masyarakat terdampak banjir. Kepala BPVP Aceh Rahmad Faisal mengatakan Kemnaker juga menugaskan Tim Medis (Binwasnaker dan K3), untuk memberikan pelayanan kesehatan guna memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga di tengah situasi pascabencana yang cukup berat, dan trauma healing. Di Posko Kemnaker Peduli, Barenbang juga memberikan fasilitas internet dengan 2 perangkat Starlink dan 2 Modem Orbit yang dapat di akses secara gratis oleh warga untuk berkomunikasi dan koordinasi dengan keluarganya. “Untuk data penggunanya sendiri tak di hitung. Posko Aceh kemarin dari total pengunjung tercatat 126 orang hampir semuanya menggunakan fasilitas starlink, ” kata Rahmad. Sementara BPVP Padang tak ketinggalan menunjukkan kepeduliannya kepada warga terdampak banjir. Bantuan yang diberikan berupa pemeriksaan sepeda motor pascabanjir pada 1-3 Desember 2025 lalu, 200 bungkus makanan hasil pelatihan siswa BPVP Padang, dan selimut. “Melalui BPVP Padang Peduli, kami menunjukkan komitmen ikut serta dalam pemulihan dan memberikan harapan kepada korban bencana, ” kata Kepala BPVP Padang, Arnov.  (jpnn)

Kemnaker Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Warga Aceh, Sumut, dan Sumbar Read More »

BPVP Banda Aceh Peduli Bencana Aceh

BPVP Banda Aceh Peduli Bencana, Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak di Kabupaten Bireuen Banda Aceh — Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan ke sejumlah lokasi terdampak, khususnya di Kabupaten Bireuen, pada 6 Desember 2025. Bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji, bahan kebutuhan pokok, serta pakaian layak pakai yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah terdampak. Seluruh bantuan ini merupakan hasil donasi dan kepedulian para pegawai BPVP Banda Aceh sebagai bentuk empati serta dukungan nyata bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, didampingi Subkoordinator Pemberdayaan, Andri, serta Subkoordinator Produktivitas, Riki Hamdani, bersama tim BPVP Banda Aceh. Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial BPVP Banda Aceh terhadap masyarakat Aceh.“Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat Aceh. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana, sekaligus memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi ujian ini,” ujarnya. Selain menyalurkan bantuan, kehadiran tim BPVP Banda Aceh juga sekaligus memberikan dukungan moral dan motivasi kepada warga setempat. BPVP Banda Aceh berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari gerakan solidaritas bersama, sekaligus mengajak berbagai pihak untuk terus bahu-membahu membantu masyarakat yang membutuhkan.

BPVP Banda Aceh Peduli Bencana Aceh Read More »

BPVP Banda Aceh Raih Juara Terbaik 1 Kategori Informatif dalam Penghargaan PPID UPT Kemnaker 2025

BPVP Banda Aceh kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara Terbaik 1 kategori Informatif pada ajang monitoring dan evaluasi PPID UPT Kemnaker 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Donny Yoesgiantoro, M.M., MPA dan didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Dr. Cris Kuntadi, S.E., M.M, kepada Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan dan kemudahan akses informasi publik. Tahun 2025 menjadi momentum istimewa bagi BPVP Banda Aceh setelah mencatat peningkatan skor menjadi 96,67, naik dari 90,8 di tahun sebelumnya. Capaian ini merupakan hasil kerja tim yang solid dalam menjaga kualitas layanan informasi publik. Penghargaan ini diberikan berdasarkan beberapa indikator penting, seperti kualitas layanan, ketersediaan data, responsivitas, serta konsistensi pengelolaan PPID. BPVP Banda Aceh berkomitmen untuk terus menjadi teladan dalam keterbukaan informasi publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi BPVP Banda Aceh, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh staf untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Keberhasilan ini berdampak positif terhadap peserta pelatihan dan masyarakat luas, karena semakin mudahnya akses informasi mendorong transparansi dan partisipasi aktif dalam berbagai program yang dijalankan. Ke depan, BPVP Banda Aceh bertekad mempertahankan bahkan meningkatkan standar keterbukaan informasi publik. Berbagai inovasi akan terus dilakukan guna memastikan setiap informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat diakses dengan cepat, akurat, dan relevan, sehingga peran BPVP Banda Aceh dalam mendukung dunia kerja dan pendidikan vokasi semakin kuat di masa mendatang. BPVP Banda Aceh Raih Juara Terbaik 1 Kategori Informatif dalam Penghargaan PPID UPT Kemnaker 2025 BPVP Banda Aceh kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara Terbaik 1 kategori Informatif pada ajang monitoring dan evaluasi PPID UPT Kemnaker 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Donny Yoesgiantoro, M.M., MPA dan didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Dr. Cris Kuntadi, S.E., M.M, kepada Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan dan kemudahan akses informasi publik. Tahun 2025 menjadi momentum istimewa bagi BPVP Banda Aceh setelah mencatat peningkatan skor menjadi 96,67, naik dari 90,8 di tahun sebelumnya. Capaian ini merupakan hasil kerja tim yang solid dalam menjaga kualitas layanan informasi publik. Penghargaan ini diberikan berdasarkan beberapa indikator penting, seperti kualitas layanan, ketersediaan data, responsivitas, serta konsistensi pengelolaan PPID. BPVP Banda Aceh berkomitmen untuk terus menjadi teladan dalam keterbukaan informasi publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi BPVP Banda Aceh, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh staf untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Keberhasilan ini berdampak positif terhadap peserta pelatihan dan masyarakat luas, karena semakin mudahnya akses informasi mendorong transparansi dan partisipasi aktif dalam berbagai program yang dijalankan. Ke depan, BPVP Banda Aceh bertekad mempertahankan bahkan meningkatkan standar keterbukaan informasi publik. Berbagai inovasi akan terus dilakukan guna memastikan setiap informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat diakses dengan cepat, akurat, dan relevan, sehingga peran BPVP Banda Aceh dalam mendukung dunia kerja dan pendidikan vokasi semakin kuat di masa mendatang.

BPVP Banda Aceh Raih Juara Terbaik 1 Kategori Informatif dalam Penghargaan PPID UPT Kemnaker 2025 Read More »

Sinergi Vokasi-Industri-Pemerintah, BPVP Banda Aceh Jalin Kolaborasi untuk Pembangunan Ekonomi Aceh

BANDA ACEH – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan di Aceh dengan menjalin kolaborasi lintas sektor. Komitmen ini diwujudkan melalui acara Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang mempertemukan BPVP Banda Aceh dengan enam mitra strategis dari kalangan industri, pemerintah, dan akademisi pada hari ini. Keenam mitra yang turut menandatangani kesepakatan tersebut adalah Dinas Sosial Provinsi Aceh, Sentra Darussaadah, BUMN PT Pupuk Iskandar Muda, LP3I UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Politeknik Negeri Lhokseumawe, serta perusahaan swasta PT Soekaroti Kenyang Bersama. Keberagaman mitra ini menunjukkan sebuah pendekatan komprehensif untuk menciptakan sinergi yang utuh, mulai dari penyediaan calon peserta pelatihan, penyesuaian kurikulum, hingga penyerapan lulusan. Kepala BPVP Banda Aceh dalam sambutannya menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan fondasi penting dalam upaya mewujudkan link and match antara dunia pelatihan vokasi dengan tuntutan riil di lapangan. “Perjanjian ini bukan sekadar seremoni di atas kertas, melainkan sebuah komitmen nyata untuk bergerak bersama. Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan dari BPVP Banda Aceh tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi juga kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh industri dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujarnya. Kerja sama ini akan mencakup beberapa program konkret, di antaranya program pemagangan bagi peserta pelatihan, penyediaan tenaga ahli dari industri sebagai instruktur tamu, sinkronisasi kurikulum pelatihan agar selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar, serta rekrutmen langsung bagi lulusan berprestasi. Keterlibatan institusi pendidikan seperti UIN Ar-Raniry dan Politeknik Negeri Lhokseumawe juga akan memperkaya aspek akademis dan inovasi dalam metode pelatihan. Dengan adanya sinergi yang kuat ini, diharapkan dapat tercipta sebuah siklus positif: industri mendapatkan tenaga kerja yang kompeten, lembaga pendidikan dan pelatihan menghasilkan lulusan yang relevan, dan pemerintah berhasil menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa BPVP Banda Aceh proaktif dalam membangun jembatan yang kokoh antara pencari kerja dan penyedia lapangan kerja di Provinsi Aceh.

Sinergi Vokasi-Industri-Pemerintah, BPVP Banda Aceh Jalin Kolaborasi untuk Pembangunan Ekonomi Aceh Read More »

Menteri Ketenagakerjaan Soft Launching Talent & Innovation Hub di BPVP Banda Aceh

Menteri Ketenagakerjaan juga melakukan soft launching Talent & Innovation Hub di lingkungan BPVP Banda Aceh. Fasilitas ini dihadirkan sebagai ruang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan ide-ide kreatif yang dapat mendukung peningkatan kualitas vokasi dan produktivitas tenaga kerja. “Talent & Innovation Hub ini akan menjadi sarana bagi generasi muda untuk berinovasi, berjejaring, dan menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan industri. Kita berharap, melalui ekosistem kolaboratif ini, Aceh dapat melahirkan SDM unggul yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Yassierli. Lebih lanjut, fasilitas ini dirancang sebagai ekosistem terpadu yang akan mempertemukan para pencari kerja, siswa pelatihan vokasi, akademisi, dan para pelaku industri. Di dalamnya, akan diselenggarakan berbagai program strategis seperti inkubasi startup, pelatihan keterampilan digital tingkat lanjut (advanced digital skills), workshop pengembangan produk, serta sesi mentoring bersama para ahli. Dengan demikian, Talent & Innovation Hub tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga sebagai akselerator yang menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan pelatihan dengan kebutuhan dinamis di dunia usaha dan industri (DUDI). Kehadiran hub ini di Banda Aceh juga dipandang sebagai langkah strategis pemerintah untuk mendorong pemerataan pembangunan talenta di luar Pulau Jawa. Pemerintah pusat, melalui Kementerian Ketenagakerjaan, berkomitmen untuk memastikan bahwa potensi generasi muda di seluruh penjuru negeri, termasuk di Aceh, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Inisiatif ini sejalan dengan visi besar untuk mentransformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) menjadi pusat keunggulan yang tidak hanya melatih, tetapi juga menginspirasi lahirnya inovasi dan kewirausahaan. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas kreatif lokal akan menjadi kunci keberhasilan Talent & Innovation Hub ini. Kolaborasi yang solid akan memastikan bahwa program-program yang dijalankan selalu relevan dan berdampak nyata bagi perekonomian lokal. Pada akhirnya, hub ini bertujuan untuk menjadi kawah candradimuka bagi para talenta Aceh, membekali mereka dengan keterampilan, jaringan, dan kepercayaan diri untuk bersaing di panggung nasional bahkan global, serta menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Serambi Mekkah.

Menteri Ketenagakerjaan Soft Launching Talent & Innovation Hub di BPVP Banda Aceh Read More »

Membanggakan! Rini Kumala Sari dari BPVP Banda Aceh Raih Juara 1 ASN Inovatif 2025

Mengharumkan Nama BPVP Banda Aceh di Kancah Nasional pada Perayaan HUT ke-80 RI. Jakarta – Sebuah prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkungan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas. Rini Kumala Sari, S.E., yang bertugas di BPVP Banda Aceh, sukses meraih penghargaan sebagai Juara 1 dalam Anugerah Aparatur Sipil Negara (ASN) Inovatif Tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam upacara resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Jakarta. Acara tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung pada hari Minggu, 17 Agustus 2025. Berdasarkan surat undangan resmi dari Sekretariat Jenderal Kemnaker, Rini Kumala Sari diundang untuk menerima penghargaan atas dedikasi dan inovasinya. Beliau yang menjabat sebagai Arsiparis Ahli Pertama dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa dan melahirkan terobosan inovatif dalam mendukung tugas dan fungsi organisasinya. Anugerah ASN Inovatif merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Kementerian Ketenagakerjaan kepada para pegawainya yang tidak hanya bekerja rutin, tetapi juga mampu menciptakan solusi-solusi kreatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kerja. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Rini Kumala Sari, tetapi juga mengharumkan nama BPVP Banda Aceh di kancah nasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat inovasi dan kerja keras dari ASN di daerah mampu bersaing dan memberikan dampak positif yang signifikan. Selamat kepada Rini Kumala Sari! Semoga pencapaian ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi seluruh ASN di Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi demi kemajuan bangsa.

Membanggakan! Rini Kumala Sari dari BPVP Banda Aceh Raih Juara 1 ASN Inovatif 2025 Read More »

BPVP Banda Aceh Perkuat Peran sebagai Pusat Pelatihan Vokasi melalui Kerja Sama dengan Pemko Banda Aceh

Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pelatihan vokasi unggulan di wilayah Aceh. Hal ini dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh (Pemko) pada Rabu, 30 Juli 2025, di Pendopo Wali Kota Banda Aceh. Kerja sama ini menjadi langkah strategis BPVP Banda Aceh dalam menghadirkan program Smart Project Based Learning yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas pencari kerja (pencaker) serta pelaku UMKM di Kota Banda Aceh. Metode pelatihan berbasis proyek nyata ini menjadi pendekatan yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri saat ini. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, bersama Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara ini, di antaranya Pj Sekdako Jalaluddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fadhil, Kadisnaker Fahmi, Kepala DP2KP M. Nurdin, dan Kadispar Said Fauzan. Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari misi BPVP dalam memperluas akses pelatihan vokasi berkualitas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa pelatihan yang tepat dan berbasis kebutuhan riil akan menghasilkan SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha,” ungkapnya. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, juga mengapresiasi peran aktif BPVP Banda Aceh dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM lokal. Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata, khususnya bagi generasi muda dan pelaku UMKM di Banda Aceh. Sebagai salah satu unit pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI, BPVP Banda Aceh terus memperluas dampak pelatihannya melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem pelatihan vokasi yang inklusif, responsif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing tenaga kerja lokal.

BPVP Banda Aceh Perkuat Peran sebagai Pusat Pelatihan Vokasi melalui Kerja Sama dengan Pemko Banda Aceh Read More »

Rapat Persiapan Teknis Project Base Learning

Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, memimpin langsung rapat persiapan pelaksanaan program Project Based Learning (PBL) / SMART dan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) Reguler, yang diikuti oleh seluruh instruktur serta pejabat struktural di lingkungan BPVP Banda Aceh. Rapat ini digelar sebagai langkah awal dalam menyusun strategi dan langkah-langkah pelaksanaan program selama tahun anggaran berjalan, dengan fokus utama pada efektivitas, efisiensi, dan pencapaian output pelatihan yang berkualitas. “Pelatihan yang kita rancang harus mampu memberikan dampak nyata dan keterampilan praktis yang dibutuhkan peserta untuk memasuki dunia kerja,” ujar Rahmad Faisal dalam arahannya. Lebih dari sekadar perencanaan, rapat ini juga menjadi forum evaluasi atas pelaksanaan program sebelumnya, guna mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dan menetapkan langkah-langkah perbaikan ke depan. Dengan demikian, setiap kegiatan pelatihan ke depannya diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri (DU/DI). Selain memperkuat koordinasi, agenda ini juga menekankan pentingnya sinergi antar tim pelaksana, baik dari sisi instruktur, admin pelatihan, hingga bagian monitoring dan evaluasi. Semua pihak diharapkan saling mendukung dalam menghadirkan pelatihan yang relevan dan berdampak. BPVP Banda Aceh terus berkomitmen menjadi pusat pelatihan vokasi yang adaptif, responsif, dan berorientasi pada peningkatan kompetensi serta produktivitas tenaga kerja, khususnya di wilayah Aceh.

Rapat Persiapan Teknis Project Base Learning Read More »

BPVP Banda Aceh Terima Kunjungan Yuime Inc

Bahas Peluang Kerja Sama Bidang Tenaga Kerja Siapa sangka pelatihan vokasi bisa menjadi jembatan emas bagi kerja sama internasional?Apakah mungkin pelatihan lokal di Banda Aceh mampu mengantarkan tenaga kerja ke pasar global—khususnya di sektor pertanian? Dan bagaimana peran BPVP Banda Aceh dalam membuka gerbang peluang tersebut? Kunjungan strategis dari Yuime Inc ke BPVP Banda Aceh membuka tabir optimisme baru. Bukan hanya tentang inspeksi fasilitas, tapi lebih jauh: menyusun fondasi kolaborasi konkret demi menciptakan SDM pertanian yang unggul dan berdaya saing internasional. Dalam dunia pelatihan vokasi, fasilitas bukan sekadar pelengkap—ia adalah nafas dari proses belajar yang efektif. Kunjungan dari Yuime Inc yang diwakili oleh Mr. Chinen ke BPVP Banda Aceh bukan sekadar seremonial. Yuime Inc, perusahaan yang dikenal memiliki fokus kuat pada pengembangan tenaga kerja sektor pertanian di Jepang dan Asia, menunjukkan ketertarikannya terhadap kualitas pelatihan yang disediakan BPVP Banda Aceh. Didampingi oleh Qifti Reza Kesuma, S.T., selaku Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja (PKPTK) dari Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Provinsi Aceh, audiensi ini menjadi ruang strategis untuk saling memahami visi dan potensi masing-masing pihak. “Kami ingin melihat langsung bagaimana pelatihan diberikan, fasilitas yang tersedia, dan potensi SDM yang dapat dikembangkan untuk kebutuhan tenaga kerja masa depan,” ujar Mr. Chinen. Pertanian bukan lagi sekadar cangkul dan ladang. Di era modern ini, sektor agrikultur membutuhkan tenaga kerja yang terampil, memahami teknologi, dan mampu bersaing di pasar global. BPVP Banda Aceh hadir dengan semangat itu—mencetak SDM yang tak hanya siap kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dengan tuntutan luar negeri. Melalui pertemuan ini, diskusi intensif terjadi mengenai: Dipimpin langsung oleh Kepala Balai, Rahmad Faisal, dan didampingi oleh Subkoordinator Pemberdayaan, Fajari Arif Setia, kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan BPVP Banda Aceh sebagai mitra strategis. Berbagai fasilitas unggulan ditunjukkan—mulai dari ruang praktik pertanian, simulator mesin pertanian, hingga model kurikulum pelatihan berbasis kompetensi. “Kami tidak hanya melatih, tapi juga mempersiapkan peserta agar punya mental kerja global. Peluang ini bisa membuka banyak jalan bagi pemuda-pemudi Aceh,” terang Rahmad Faisal. Tak hanya itu, pendekatan pelatihan yang humanis dan berbasis kebutuhan industri menjadikan BPVP Banda Aceh unggul dalam membangun kepercayaan mitra internasional.

BPVP Banda Aceh Terima Kunjungan Yuime Inc Read More »