Berita BLK

Kemenekraf dan Kemnaker latih warga terdampak bencana Aceh menjahit

ANTARA – Sebanyak 36 warga dari sejumlah daerah terdampak banjir bandang dan longsor di Aceh mengikuti pelatihan menjahit pakaian siap pakai di Banda Aceh. Pelatihan yang digelar Kementerian Ekonomi Kreatif bersama Kementerian Ketenagakerjaan ini berlangsung selama empat hari dengan pendampingan mentor profesional. Kegiatan tersebut diharapkan membantu masyarakat terdampak bencana memulihkan kemandirian ekonomi melalui keterampilan dan usaha kreatif.(Aprizal Rachmad/Fahrul Marwansyah/I Gusti Agung Ayu N) https://www.antaranews.com/video/5701873/kemenekraf-dan-kemnaker-latih-warga-terdampak-bencana-aceh-menjahit

Kemenekraf dan Kemnaker latih warga terdampak bencana Aceh menjahit Read More »

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Dibuka, Kemnaker Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi

Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 4 mulai 29 Juli hingga 12 Agustus 2026 melalui platform Skillhub di skillhub.kemnaker.go.id. Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan melalui pelatihan berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker Darmawansyah mengatakan, perkembangan dunia kerja yang semakin dinamis menuntut tenaga kerja untuk terus meningkatkan kompetensinya. Oleh karena itu, Kemnaker terus menghadirkan berbagai program vokasi agar semakin banyak masyarakat memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Melalui Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, kami ingin memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. Bekal keterampilan yang dimiliki diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang, baik untuk bekerja maupun berwirausaha,” ujar Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Senin (3/8/2026). Menurutnya, seluruh program pelatihan dirancang dengan pendekatan berbasis kompetensi sehingga peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga keterampilan yang dapat diterapkan di dunia kerja. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan memilih program pelatihan yang sesuai dengan minat dan kebutuhan pengembangan kompetensinya. Sejalan dengan dibukanya PVN Batch 4, Kemnaker telah menetapkan tahapan pelaksanaan program. Pendaftaran berlangsung hingga 12 Agustus 2026, dilanjutkan seleksi peserta pada 13–19 Agustus 2026, pengumuman hasil seleksi pada 20 Agustus 2026, dan pelatihan dimulai pada 26 Agustus 2026. “Jangan lewatkan kesempatan ini. Manfaatkan Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 untuk meningkatkan keterampilan dan memperkuat kesiapan menghadapi dunia kerja yang terus berkembang,” kata Darmawansyah.

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Dibuka, Kemnaker Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi Read More »

Kemnaker Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Warga Aceh, Sumut, dan Sumbar

jpnn.com, JAKARTA – Jakarta–Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Bantuan itu merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian Kemnaker untuk meringankan beban masyarakat pascabanjir dan longsor. Distribusi bantuan bagi korban bencana diserahkan langsung secara simbolis oleh Ketua Tim Kemnaker Peduli Sukro Muhab di Dusun Mergat Desa Pantai Cermin, Tanjung Pura, Langkat, Sumatera Utara. “Seluruh bantuan seperti pakaian layak pakai dan makanan serta obat-obatan, Insha Allah bermanfaat bagi warga di sini, ” ujar Sukro melalui Siaran Pers Biro Humas, Selasa (16/12/2025). Plt Kepala BBPVP Medan Qiqi Asmara menjelaskan bantuan diberikan 300 bungkus nasi goreng siap saji dapur umum BBPVP Medan, 20 karton mineral, 2 box minuman energi, 100 paket biskuit dan makanan ringan dari Kemnaker Peduli. Sementara pakaian layak pakai (Binalavotas) dan trauma healing dan pengobatan gratis (Binwasnaker & K3). Sementara di Aceh, Kemnaker menurunkan tim terpadu dan mendirikan Posko Kemnaker Peduli di Pidie Jaya, Aceh. Tim yang diturunkan dari UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP Banda Aceh) mendirikan dapur umum untuk memasak dan menyalurkan makanan kepada masyarakat terdampak banjir. Kepala BPVP Aceh Rahmad Faisal mengatakan Kemnaker juga menugaskan Tim Medis (Binwasnaker dan K3), untuk memberikan pelayanan kesehatan guna memastikan kondisi kesehatan warga tetap terjaga di tengah situasi pascabencana yang cukup berat, dan trauma healing. Di Posko Kemnaker Peduli, Barenbang juga memberikan fasilitas internet dengan 2 perangkat Starlink dan 2 Modem Orbit yang dapat di akses secara gratis oleh warga untuk berkomunikasi dan koordinasi dengan keluarganya. “Untuk data penggunanya sendiri tak di hitung. Posko Aceh kemarin dari total pengunjung tercatat 126 orang hampir semuanya menggunakan fasilitas starlink, ” kata Rahmad. Sementara BPVP Padang tak ketinggalan menunjukkan kepeduliannya kepada warga terdampak banjir. Bantuan yang diberikan berupa pemeriksaan sepeda motor pascabanjir pada 1-3 Desember 2025 lalu, 200 bungkus makanan hasil pelatihan siswa BPVP Padang, dan selimut. “Melalui BPVP Padang Peduli, kami menunjukkan komitmen ikut serta dalam pemulihan dan memberikan harapan kepada korban bencana, ” kata Kepala BPVP Padang, Arnov.  (jpnn)

Kemnaker Salurkan Bantuan Kemanusiaan kepada Warga Aceh, Sumut, dan Sumbar Read More »

BPVP Banda Aceh Peduli Bencana Aceh

BPVP Banda Aceh Peduli Bencana, Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak di Kabupaten Bireuen Banda Aceh — Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh menunjukkan kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat Aceh yang terdampak bencana dengan menyalurkan bantuan ke sejumlah lokasi terdampak, khususnya di Kabupaten Bireuen, pada 6 Desember 2025. Bantuan yang disalurkan berupa makanan siap saji, bahan kebutuhan pokok, serta pakaian layak pakai yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat di wilayah terdampak. Seluruh bantuan ini merupakan hasil donasi dan kepedulian para pegawai BPVP Banda Aceh sebagai bentuk empati serta dukungan nyata bagi masyarakat yang sedang mengalami musibah. Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, didampingi Subkoordinator Pemberdayaan, Andri, serta Subkoordinator Produktivitas, Riki Hamdani, bersama tim BPVP Banda Aceh. Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab sosial BPVP Banda Aceh terhadap masyarakat Aceh.“Ini adalah bentuk kepedulian kami sebagai bagian dari masyarakat Aceh. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana, sekaligus memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi ujian ini,” ujarnya. Selain menyalurkan bantuan, kehadiran tim BPVP Banda Aceh juga sekaligus memberikan dukungan moral dan motivasi kepada warga setempat. BPVP Banda Aceh berharap kegiatan ini dapat menjadi bagian dari gerakan solidaritas bersama, sekaligus mengajak berbagai pihak untuk terus bahu-membahu membantu masyarakat yang membutuhkan.

BPVP Banda Aceh Peduli Bencana Aceh Read More »

BPVP Banda Aceh Raih Juara Terbaik 1 Kategori Informatif dalam Penghargaan PPID UPT Kemnaker 2025

BPVP Banda Aceh kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara Terbaik 1 kategori Informatif pada ajang monitoring dan evaluasi PPID UPT Kemnaker 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Donny Yoesgiantoro, M.M., MPA dan didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Dr. Cris Kuntadi, S.E., M.M, kepada Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan dan kemudahan akses informasi publik. Tahun 2025 menjadi momentum istimewa bagi BPVP Banda Aceh setelah mencatat peningkatan skor menjadi 96,67, naik dari 90,8 di tahun sebelumnya. Capaian ini merupakan hasil kerja tim yang solid dalam menjaga kualitas layanan informasi publik. Penghargaan ini diberikan berdasarkan beberapa indikator penting, seperti kualitas layanan, ketersediaan data, responsivitas, serta konsistensi pengelolaan PPID. BPVP Banda Aceh berkomitmen untuk terus menjadi teladan dalam keterbukaan informasi publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi BPVP Banda Aceh, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh staf untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Keberhasilan ini berdampak positif terhadap peserta pelatihan dan masyarakat luas, karena semakin mudahnya akses informasi mendorong transparansi dan partisipasi aktif dalam berbagai program yang dijalankan. Ke depan, BPVP Banda Aceh bertekad mempertahankan bahkan meningkatkan standar keterbukaan informasi publik. Berbagai inovasi akan terus dilakukan guna memastikan setiap informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat diakses dengan cepat, akurat, dan relevan, sehingga peran BPVP Banda Aceh dalam mendukung dunia kerja dan pendidikan vokasi semakin kuat di masa mendatang. BPVP Banda Aceh Raih Juara Terbaik 1 Kategori Informatif dalam Penghargaan PPID UPT Kemnaker 2025 BPVP Banda Aceh kembali mengukir prestasi membanggakan dengan meraih Juara Terbaik 1 kategori Informatif pada ajang monitoring dan evaluasi PPID UPT Kemnaker 2025. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ketua Komisi Informasi Pusat, Dr. Donny Yoesgiantoro, M.M., MPA dan didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kemnaker, Dr. Cris Kuntadi, S.E., M.M, kepada Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, sebagai bentuk apresiasi atas keterbukaan dan kemudahan akses informasi publik. Tahun 2025 menjadi momentum istimewa bagi BPVP Banda Aceh setelah mencatat peningkatan skor menjadi 96,67, naik dari 90,8 di tahun sebelumnya. Capaian ini merupakan hasil kerja tim yang solid dalam menjaga kualitas layanan informasi publik. Penghargaan ini diberikan berdasarkan beberapa indikator penting, seperti kualitas layanan, ketersediaan data, responsivitas, serta konsistensi pengelolaan PPID. BPVP Banda Aceh berkomitmen untuk terus menjadi teladan dalam keterbukaan informasi publik dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pelatihan vokasi dan peningkatan produktivitas. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi BPVP Banda Aceh, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh staf untuk terus memberikan pelayanan terbaik. Keberhasilan ini berdampak positif terhadap peserta pelatihan dan masyarakat luas, karena semakin mudahnya akses informasi mendorong transparansi dan partisipasi aktif dalam berbagai program yang dijalankan. Ke depan, BPVP Banda Aceh bertekad mempertahankan bahkan meningkatkan standar keterbukaan informasi publik. Berbagai inovasi akan terus dilakukan guna memastikan setiap informasi yang dibutuhkan masyarakat dapat diakses dengan cepat, akurat, dan relevan, sehingga peran BPVP Banda Aceh dalam mendukung dunia kerja dan pendidikan vokasi semakin kuat di masa mendatang.

BPVP Banda Aceh Raih Juara Terbaik 1 Kategori Informatif dalam Penghargaan PPID UPT Kemnaker 2025 Read More »

Sinergi Vokasi-Industri-Pemerintah, BPVP Banda Aceh Jalin Kolaborasi untuk Pembangunan Ekonomi Aceh

BANDA ACEH – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh mengambil langkah strategis untuk memperkuat ekosistem ketenagakerjaan di Aceh dengan menjalin kolaborasi lintas sektor. Komitmen ini diwujudkan melalui acara Penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang mempertemukan BPVP Banda Aceh dengan enam mitra strategis dari kalangan industri, pemerintah, dan akademisi pada hari ini. Keenam mitra yang turut menandatangani kesepakatan tersebut adalah Dinas Sosial Provinsi Aceh, Sentra Darussaadah, BUMN PT Pupuk Iskandar Muda, LP3I UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Politeknik Negeri Lhokseumawe, serta perusahaan swasta PT Soekaroti Kenyang Bersama. Keberagaman mitra ini menunjukkan sebuah pendekatan komprehensif untuk menciptakan sinergi yang utuh, mulai dari penyediaan calon peserta pelatihan, penyesuaian kurikulum, hingga penyerapan lulusan. Kepala BPVP Banda Aceh dalam sambutannya menyatakan bahwa kolaborasi ini merupakan fondasi penting dalam upaya mewujudkan link and match antara dunia pelatihan vokasi dengan tuntutan riil di lapangan. “Perjanjian ini bukan sekadar seremoni di atas kertas, melainkan sebuah komitmen nyata untuk bergerak bersama. Kami ingin memastikan bahwa setiap lulusan dari BPVP Banda Aceh tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi juga kompetensi yang benar-benar dibutuhkan oleh industri dan siap berkontribusi bagi pembangunan daerah,” ujarnya. Kerja sama ini akan mencakup beberapa program konkret, di antaranya program pemagangan bagi peserta pelatihan, penyediaan tenaga ahli dari industri sebagai instruktur tamu, sinkronisasi kurikulum pelatihan agar selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar, serta rekrutmen langsung bagi lulusan berprestasi. Keterlibatan institusi pendidikan seperti UIN Ar-Raniry dan Politeknik Negeri Lhokseumawe juga akan memperkaya aspek akademis dan inovasi dalam metode pelatihan. Dengan adanya sinergi yang kuat ini, diharapkan dapat tercipta sebuah siklus positif: industri mendapatkan tenaga kerja yang kompeten, lembaga pendidikan dan pelatihan menghasilkan lulusan yang relevan, dan pemerintah berhasil menekan angka pengangguran sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa BPVP Banda Aceh proaktif dalam membangun jembatan yang kokoh antara pencari kerja dan penyedia lapangan kerja di Provinsi Aceh.

Sinergi Vokasi-Industri-Pemerintah, BPVP Banda Aceh Jalin Kolaborasi untuk Pembangunan Ekonomi Aceh Read More »

Menteri Ketenagakerjaan Soft Launching Talent & Innovation Hub di BPVP Banda Aceh

Menteri Ketenagakerjaan juga melakukan soft launching Talent & Innovation Hub di lingkungan BPVP Banda Aceh. Fasilitas ini dihadirkan sebagai ruang kolaborasi, inovasi, dan pengembangan ide-ide kreatif yang dapat mendukung peningkatan kualitas vokasi dan produktivitas tenaga kerja. “Talent & Innovation Hub ini akan menjadi sarana bagi generasi muda untuk berinovasi, berjejaring, dan menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan industri. Kita berharap, melalui ekosistem kolaboratif ini, Aceh dapat melahirkan SDM unggul yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan kerja baru,” ujar Yassierli. Lebih lanjut, fasilitas ini dirancang sebagai ekosistem terpadu yang akan mempertemukan para pencari kerja, siswa pelatihan vokasi, akademisi, dan para pelaku industri. Di dalamnya, akan diselenggarakan berbagai program strategis seperti inkubasi startup, pelatihan keterampilan digital tingkat lanjut (advanced digital skills), workshop pengembangan produk, serta sesi mentoring bersama para ahli. Dengan demikian, Talent & Innovation Hub tidak hanya berfungsi sebagai ruang fisik, tetapi juga sebagai akselerator yang menjembatani kesenjangan antara kompetensi lulusan pelatihan dengan kebutuhan dinamis di dunia usaha dan industri (DUDI). Kehadiran hub ini di Banda Aceh juga dipandang sebagai langkah strategis pemerintah untuk mendorong pemerataan pembangunan talenta di luar Pulau Jawa. Pemerintah pusat, melalui Kementerian Ketenagakerjaan, berkomitmen untuk memastikan bahwa potensi generasi muda di seluruh penjuru negeri, termasuk di Aceh, mendapatkan kesempatan yang sama untuk berkembang. Inisiatif ini sejalan dengan visi besar untuk mentransformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) menjadi pusat keunggulan yang tidak hanya melatih, tetapi juga menginspirasi lahirnya inovasi dan kewirausahaan. Diharapkan, sinergi antara pemerintah daerah, sektor swasta, dan komunitas kreatif lokal akan menjadi kunci keberhasilan Talent & Innovation Hub ini. Kolaborasi yang solid akan memastikan bahwa program-program yang dijalankan selalu relevan dan berdampak nyata bagi perekonomian lokal. Pada akhirnya, hub ini bertujuan untuk menjadi kawah candradimuka bagi para talenta Aceh, membekali mereka dengan keterampilan, jaringan, dan kepercayaan diri untuk bersaing di panggung nasional bahkan global, serta menjadi motor penggerak ekonomi kreatif di Serambi Mekkah.

Menteri Ketenagakerjaan Soft Launching Talent & Innovation Hub di BPVP Banda Aceh Read More »

Membanggakan! Rini Kumala Sari dari BPVP Banda Aceh Raih Juara 1 ASN Inovatif 2025

Mengharumkan Nama BPVP Banda Aceh di Kancah Nasional pada Perayaan HUT ke-80 RI. Jakarta – Sebuah prestasi gemilang berhasil ditorehkan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dari lingkungan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas. Rini Kumala Sari, S.E., yang bertugas di BPVP Banda Aceh, sukses meraih penghargaan sebagai Juara 1 dalam Anugerah Aparatur Sipil Negara (ASN) Inovatif Tahun 2025. Penghargaan bergengsi ini diserahkan dalam upacara resmi yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di Jakarta. Acara tersebut merupakan bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, yang berlangsung pada hari Minggu, 17 Agustus 2025. Berdasarkan surat undangan resmi dari Sekretariat Jenderal Kemnaker, Rini Kumala Sari diundang untuk menerima penghargaan atas dedikasi dan inovasinya. Beliau yang menjabat sebagai Arsiparis Ahli Pertama dinilai telah memberikan kontribusi luar biasa dan melahirkan terobosan inovatif dalam mendukung tugas dan fungsi organisasinya. Anugerah ASN Inovatif merupakan bentuk apresiasi tertinggi dari Kementerian Ketenagakerjaan kepada para pegawainya yang tidak hanya bekerja rutin, tetapi juga mampu menciptakan solusi-solusi kreatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan efektivitas kerja. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Rini Kumala Sari, tetapi juga mengharumkan nama BPVP Banda Aceh di kancah nasional. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat inovasi dan kerja keras dari ASN di daerah mampu bersaing dan memberikan dampak positif yang signifikan. Selamat kepada Rini Kumala Sari! Semoga pencapaian ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi seluruh ASN di Indonesia untuk terus berkarya dan berinovasi demi kemajuan bangsa.

Membanggakan! Rini Kumala Sari dari BPVP Banda Aceh Raih Juara 1 ASN Inovatif 2025 Read More »

BPVP Banda Aceh Perkuat Peran sebagai Pusat Pelatihan Vokasi melalui Kerja Sama dengan Pemko Banda Aceh

Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh terus menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pelatihan vokasi unggulan di wilayah Aceh. Hal ini dibuktikan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Pemerintah Kota Banda Aceh (Pemko) pada Rabu, 30 Juli 2025, di Pendopo Wali Kota Banda Aceh. Kerja sama ini menjadi langkah strategis BPVP Banda Aceh dalam menghadirkan program Smart Project Based Learning yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan dan produktivitas pencari kerja (pencaker) serta pelaku UMKM di Kota Banda Aceh. Metode pelatihan berbasis proyek nyata ini menjadi pendekatan yang relevan dan adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja dan industri saat ini. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, bersama Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal. Sejumlah pejabat turut hadir dalam acara ini, di antaranya Pj Sekdako Jalaluddin, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fadhil, Kadisnaker Fahmi, Kepala DP2KP M. Nurdin, dan Kadispar Said Fauzan. Kepala BPVP Banda Aceh, Rahmad Faisal, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bagian dari misi BPVP dalam memperluas akses pelatihan vokasi berkualitas bagi masyarakat. “Kami percaya bahwa pelatihan yang tepat dan berbasis kebutuhan riil akan menghasilkan SDM yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha,” ungkapnya. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, juga mengapresiasi peran aktif BPVP Banda Aceh dalam mendukung peningkatan kapasitas SDM lokal. Ia berharap kerja sama ini dapat memberikan dampak nyata, khususnya bagi generasi muda dan pelaku UMKM di Banda Aceh. Sebagai salah satu unit pelatihan di bawah Kementerian Ketenagakerjaan RI, BPVP Banda Aceh terus memperluas dampak pelatihannya melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor. Penandatanganan MoU ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat ekosistem pelatihan vokasi yang inklusif, responsif, dan berorientasi pada peningkatan daya saing tenaga kerja lokal.

BPVP Banda Aceh Perkuat Peran sebagai Pusat Pelatihan Vokasi melalui Kerja Sama dengan Pemko Banda Aceh Read More »