Taufik Idram

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 3 mulai 19 Juni hingga 9 Juli 2026. Pada batch 3, Kemnaker menargetkan sebanyak 20.000 peserta dari berbagai wilayah di Indonesia. Pelatihan akan diselenggarakan melalui Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP), Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), Satuan Pelayanan (Satpel), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD). Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah mengajak masyarakat usia kerja untuk memanfaatkan kesempatan tersebut guna meningkatkan kompetensi dan daya saing di pasar kerja. “Program Pelatihan Vokasi Nasional menjadi bagian dari komitmen Kemnaker dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia,” kata Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker,  Sabtu (20/6/2026). Menurutnya, peningkatan kompetensi tenaga kerja menjadi faktor penting untuk menjawab kebutuhan dunia usaha dan dunia industri yang terus berkembang. Karena itu, Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja. “Kami ingin memastikan masyarakat memiliki akses yang lebih luas terhadap pelatihan kerja yang berkualitas. Melalui program ini, peserta dapat meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan pasar kerja,” ujarnya. Darmawansyah menjelaskan calon peserta yang ingin mengikuti PVN Batch 3 wajib memiliki akun SIAPkerja dan memilih program pelatihan sesuai minat serta kebutuhan. Selain itu, peserta juga dapat mengisi Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) dan Asesmen Penilaian Diri yang bersifat opsional. Adapun tahapan PVN Batch 3 meliputi pendaftaran peserta hingga 9 Juli 2026 pukul 23.59 WIB. Selanjutnya, proses seleksi dan wawancara akan dilaksanakan pada 10–15 Juli 2026.  Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan diumumkan pada 16 Juli 2026. Adapun kickoff PVN Batch 3 dan orientasi peserta dijadwalkan berlangsung pada 20 Juli 2026. Darmawansyah berharap masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut sebagai sarana meningkatkan keterampilan untuk memasuki dunia kerja maupun mengembangkan usaha secara mandiri. “Pelatihan vokasi merupakan investasi. Semakin tinggi kompetensi yang dimiliki, semakin besar pula peluang memperoleh pekerjaan yang layak dan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas nasional,” pungkasnya. Biro Humas Kemnaker

Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta Read More »

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 2026

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 PBK Non Boarding PVN 3 2026 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh di Tahun Anggaran 2026 kembali membuka Pelatihan Vokasi Nasional  Non Boarding batch 3 2026 -Pendaftaran Non-Boarding dibuka Tanggal 21 Juni -9 Juli 2026-Mulai Pelatihan Tanggal 20 Juli 2026 See More Details Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 PBK Batch 3 2026 Non Boarding (Tidak di Asramakan) Program Pelatihan – Batch 2 2025 Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Program Durasi Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Konstruksi Perhitungan RAB Pekerjaan Bangunan 16 Hari Pariwisata Peracikan Minuman Kopi 18 Hari Pariwisata Menyiapkan Produk Roti 18 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Pengolahan Ikan 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Listrik Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri berbasis PLC 34 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Mobile Programming 26 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Practical Office Advance 26 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Associate Data Scientist 34 Hari Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Konstruksi Perhitungan RAB Pekerjaan Bangunan 16 Hari Pariwisata Peracikan Minuman Kopi 18 Hari Pariwisata Menyiapkan Produk Roti 18 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Pengolahan Ikan 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Listrik Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri berbasis PLC 34 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Mobile Programming 26 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Practical Office Advance 26 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Associate Data Scientist 34 Hari Project Based Learning (PBL) Batch 3 2025 Program Pelatihan Project Based Learning Durasi Persyaratan Khusus Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial 20 Hari Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media 20 Hari Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video Hydroponic Automation System 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Project Based Learning Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Project Based Learning Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar 20 Hari Project Based Learning Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video 20 Hari Project Based Learning Hydroponic Automation System Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Jadwal Tahap Seleksi. Timeline Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional TIMELINE PENDAFTARAN Pelatihan Vokasi Nasional Peserta PBL dan PBK Batch 3 Tahun 2026 Non-Boarding (Tidak Diasramakan) 1 Periode Pendaftaran Membuat akun SIAPKerja Mengikuti Asesmen Penilaian Diri Mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) Mengikuti Asesmen SiapLatih Memilih Program Pelatihan 21 Juni – 9 Juli 2026 2 Batas Akhir Pengisian Asesmen SiapLatih 09 Juli 2026 3 Seleksi Peserta Wawancara 10 dan 13 Juli 2026 4 Pengumuman 15 Juli 2026 5 Daftar Ulang 15 – 17 Juli 2026 6 Mulai Pelatihan 20 Juli 2026 Semua informasi tentang pendaftaran, seleksi dan pengumuman hanya tersedia melalui media sosial BPVP Banda Aceh. Persyaratan dan Fasilitas Persyaratan Berstatus pencari kerja, Individu yang baru mau memulai usaha Memiliki akun SIAPKerja dan belum pernah mengikuti pelatihan di tahun yang sama Pendidikan Lulusan SMA/SMK sederajat berusia minimal 17 Tahun Bersedia mengikuti peraturan yang telah ditetapkan BPVP Banda Aceh Tidak sedang mengikuti pendidikan formal / bekerja Fasilitas Gratis biaya pelatihan Pakaian kerja Modul pelatihan Bantuan Transport dan Makan Siang Iuran JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan selama Pelatihan Sertifikat Pelatihan dan Kompetensi BNSP Pendampingan Pasca Pelatihan

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3 2026 Read More »

Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern

Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mempercepat transformasi Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) di seluruh Indonesia menjadi Mini Campus yang adaptif, modern, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Kemnaker memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengatakan, konsep Mini Campus dirancang untuk mengubah BPVP dari sekadar tempat pelatihan kerja menjadi pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, serta mampu membangun ekosistem pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. “Konsep Mini Campus ini dirancang agar BPVP tidak hanya menjadi tempat pelatihan kerja. Nantinya, BPVP akan bertransformasi menjadi pusat pembelajaran vokasi yang terintegrasi, adaptif terhadap kebutuhan pasar kerja, dan mandiri,” ujar Yassierli saat membuka kegiatan Strategi dan Kick-Off Transformasi BPVP di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (17/6/2026) malam. Menurut Yassierli, melalui konsep Mini Campus, BPVP diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran vokasi yang didukung sarana dan prasarana modern serta teknologi mutakhir. Dengan demikian, lulusan pelatihan tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga inovasi, daya saing, dan kesiapan memasuki dunia kerja. “Dengan dukungan sarana dan prasarana yang modern, BPVP akan mampu mencetak tenaga kerja yang tidak hanya terampil, tetapi juga inovatif, berdaya saing tinggi, dan siap diserap oleh dunia usaha maupun industri,” katanya. Yassierli optimistis transformasi tersebut akan memperkuat peran BPVP dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan masa depan sekaligus mempercepat penyediaan tenaga kerja kompeten di berbagai sektor industri strategis. “Saya menginginkan tingkat serapan hasil lulusan pelatihan vokasi di Mini Campus minimal 80 persen,” tegasnya. Untuk mendukung transformasi tersebut, Kemnaker terus memperluas akses masyarakat terhadap pelatihan vokasi melalui penyediaan puluhan ribu paket pelatihan gratis bersertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang terintegrasi dalam portal SIAPKerja. Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas), Darmawansyah, menegaskan bahwa transformasi BPVP merupakan bagian penting dari upaya membangun ekosistem pelatihan vokasi yang lebih relevan dengan kebutuhan pembangunan ekonomi nasional. Menurutnya, BPVP harus mampu menjadi pusat pengembangan kompetensi yang dekat dengan kebutuhan industri, responsif terhadap perubahan pasar kerja, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. “Transformasi ini bukan hanya perubahan struktur, tetapi juga perubahan cara kerja, orientasi kerja dan budaya layanan,” ujarnya. Melalui transformasi BPVP menjadi Mini Campus, Kemnaker berharap balai-balai pelatihan vokasi semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu menghasilkan talenta unggul yang siap bersaing di pasar kerja nasional maupun global serta mendukung kebutuhan SDM industri Indonesia. Biro Humas Kemnaker

Kemnaker Transformasikan BPVP Jadi Mini Campus yang Adaptif dan Modern Read More »

Tutup MagangHub Batch III, Menaker Ajak Peserta Ikuti Sertifikasi Kompetensi untuk Perkuat Daya Saing

Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengajak peserta Program Magang Nasional (MagangHub) Batch III untuk mengikuti sertifikasi kompetensi yang akan difasilitasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) guna memperkuat daya saing mereka di dunia kerja. Ajakan tersebut disampaikan Menaker pada Penutupan Program Magang Nasional Batch III di Gedung Kemnaker, Jakarta, Kamis (18/6/2026). Yassierli mengatakan Kemnaker tengah menyiapkan program sertifikasi kompetensi bagi peserta MagangHub sebagai tindak lanjut setelah program magang selesai. “Peserta MagangHub yang telah menyelesaikan program magang berkesempatan mengikuti sertifikasi kompetensi. Kami telah menyiapkan sekitar 15 bidang kompetensi yang dapat dipilih untuk diuji di balai-balai pelatihan di bawah naungan Kemnaker,” kata Yassierli. Menurutnya, program tersebut menjadi nilai tambah bagi peserta karena selain memperoleh pengalaman kerja dan sertifikat magang, mereka juga berkesempatan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dibutuhkan dunia kerja. “Ini merupakan layanan yang ingin kami berikan kepada peserta MagangHub. Jadi peserta tidak hanya mendapatkan portofolio dan sertifikat magang, tetapi juga sertifikat kompetensi yang dapat meningkatkan daya saing mereka,” ujarnya. Yassierli mengimbau peserta untuk tetap mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi Kemnaker, termasuk mengenai jadwal pendaftaran, pilihan kompetensi, dan tahapan sertifikasi kompetensi. Selain meningkatkan kompetensi melalui sertifikasi, ia juga mendorong peserta memanfaatkan platform SiapKerja, khususnya fitur KarirHub, yang menyediakan informasi lowongan pekerjaan di dalam maupun luar negeri. “Saat ini Kemnaker terus memperluas akses informasi pasar kerja dengan mengintegrasikan SiapKerja dengan berbagai portal lowongan kerja swasta sehingga semakin banyak peluang kerja yang dapat diakses masyarakat,” ujarnya. Lebih lanjut, Yassierli menegaskan bahwa peningkatan kompetensi harus menjadi perhatian utama peserta setelah menyelesaikan program magang. Menurutnya, dunia kerja saat ini tidak hanya membutuhkan ijazah, tetapi juga kemampuan yang relevan dengan kebutuhan industri dan dapat dibuktikan melalui portofolio maupun sertifikasi kompetensi. “Ke depan, yang dicari industri adalah kompetensi. Mereka tidak hanya melihat seseorang berasal dari sekolah mana, tetapi lebih pada kemampuan yang dimiliki. Kompetensi itu tercermin dari portofolio dan sertifikat kompetensi,” tegasnya. Karena itu, ia berpesan agar peserta terus meningkatkan kompetensi dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Menurutnya, kompetensi yang kuat akan menjadi bekal penting untuk bersaing dan membuka lebih banyak peluang kerja di masa depan. “Tingkatkan terus kompetensi. Itulah modal utama untuk bisa bersaing dan meraih peluang kerja yang lebih luas, baik di dalam maupun luar negeri,” ucapnya. Biro Humas Kemnaker

Tutup MagangHub Batch III, Menaker Ajak Peserta Ikuti Sertifikasi Kompetensi untuk Perkuat Daya Saing Read More »

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 2026

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 PBK Non Boarding PVN 2 2026 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh di Tahun Anggaran 2026 kembali membuka Pelatihan Vokasi Nasional  Non Boarding batch 2 2026 -Pendaftaran Non-Boarding dibuka Tanggal 19 Mei -9 Juni 2026-Mulai Pelatihan Tanggal 22 Juni 2026 See More Details Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 PBK Batch 2 2026 Non Boarding (Tidak di Asramakan) Program Pelatihan – Batch 2 2025 Program Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Program Durasi Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Welder Pipe Welder SMAW 6G-Up Hill/HLO-45* Persyaratan khusus: Memiliki Sertifikat Las 42 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Pariwisata Housekeeping 18 Hari Fashion Teknologi Menjahit Pakaian dengan Mesin 26 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Pembuatan Roti dan Kue 14 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Coffee Roasting 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Listrik Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 34 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Mobile Programming 26 Hari Konstruksi Juru Ukur / Surveyor 26 Hari Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Welder Pipe Welder SMAW 6G-Up Hill/HLO-45* Persyaratan khusus: Memiliki Sertifikat Las 42 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Pariwisata Housekeeping 18 Hari Fashion Teknologi Menjahit Pakaian dengan Mesin 26 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Pembuatan Roti dan Kue 14 Hari Teknologi Pengolahan Agroindustri Coffee Roasting 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Listrik Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 34 Hari Teknologi Informasi dan Komunikasi Mobile Programming 26 Hari Konstruksi Juru Ukur / Surveyor 26 Hari Project Based Learning (PBL) Batch 2 2025 Program Pelatihan Project Based Learning Durasi Persyaratan Khusus Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial 20 Hari Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media 20 Hari Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video Hydroponic Automation System 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Project Based Learning Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Project Based Learning Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar 20 Hari Project Based Learning Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video 20 Hari Project Based Learning Hydroponic Automation System Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Jadwal Tahap Seleksi. Timeline Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional TIMELINE PENDAFTARAN Pelatihan Vokasi Nasional Peserta PBL dan PBK Batch 2 Tahun 2026 Non-Boarding (Tidak Diasramakan) 1 Periode Pendaftaran Membuat akun SIAPKerja Mengikuti Asesmen Penilaian Diri Mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) Mengikuti Asesmen SiapLatih Memilih Program Pelatihan 19 Mei – 9 Juni 2026 2 Batas Akhir Pengisian Asesmen SiapLatih 09 Juni 2026 3 Seleksi Peserta Wawancara 10 dan 11 Juni 2026 4 Pengumuman 12 Juni 2026 5 Daftar Ulang 12 – 17 Juni 2026 6 Mulai Pelatihan 22 Juni 2026 Semua informasi tentang pendaftaran, seleksi dan pengumuman hanya tersedia melalui media sosial BPVP Banda Aceh. Persyaratan dan Fasilitas Persyaratan Berstatus pencari kerja, Individu yang baru mau memulai usaha Memiliki akun SIAPKerja dan belum pernah mengikuti pelatihan di tahun yang sama Pendidikan Lulusan SMA/SMK sederajat berusia minimal 17 Tahun Bersedia mengikuti peraturan yang telah ditetapkan BPVP Banda Aceh Tidak sedang mengikuti pendidikan formal / bekerja Fasilitas Gratis biaya pelatihan Pakaian kerja Modul pelatihan Bantuan Transport dan Makan Siang Iuran JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan selama Pelatihan Sertifikat Pelatihan dan Kompetensi BNSP Pendampingan Pasca Pelatihan

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 2 2026 Read More »

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 2026

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 PBK Non Boarding PVN 1 2026 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh di Tahun Anggaran 2026 kembali membuka Pelatihan Vokasi Nasional  Non Boarding batch 1 2026 -Pendaftaran Non-Boarding dibuka Tanggal 23 Februari  – 24 Maret 2026-Mulai Pelatihan Tanggal 1 April 2026 See More Details Program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 PBK Batch 1 2026 Non Boarding (Tidak di Asramakan) Program Pelatihan BPVP Banda Aceh – Batch 1 2026 Program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) – Batch 1 2026 Kejuruan Program Pelatihan Kuota Durasi Elektronika Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 16 Orang 38 Hari Manufaktur Penggambaran Model 3D dengan CAD 16 Orang 26 Hari Las Pipe Welder SMAW 6G-Up Hill/HLO-45* Persyaratan khusus: Memiliki Sertifikat Las 16 Orang 42 Hari Listrik Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri Berbasis PLC 16 Orang 34 Hari Konstruksi Cost Estimator Bidang Konstruksi 16 Orang 10 Hari Konstruksi Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 16 Orang 26 Hari Pariwisata Housekeeping 16 Orang 18 Hari Fashion Technology Menjahit Pakaian dengan Mesin 32 Orang 26 Hari Agroindustri Pembuatan Roti dan Kue 16 Orang 14 Hari Teknologi Informasi & Komunikasi Mobile Programming 16 Orang 26 Hari Pariwisata Peracikan Minuman Kopi (Barista) 16 Orang 18 Hari Agroindustri Coffee Roasting 16 Orang 14 Hari Refrigerasi Teknisi AC Residential 16 Orang 26 Hari Elektronika Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 16 Orang 26 Hari Konstruksi Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 16 Orang 20 Hari Listrik Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 16 Orang 26 Hari Konstruksi Juru Ukur / Surveyor (Kualifikasi 3) 16 Orang 26 Hari Elektronika16 Kuota Pemrograman Embedded System Berbasis IoT 38 Hari Manufaktur16 Kuota Penggambaran Model 3D dengan CAD 26 Hari Las16 Kuota Pipe Welder SMAW 6G-Up Hill/HLO-45* Persyaratan khusus: Memiliki Sertifikat Las 42 Hari Listrik16 Kuota Pengoperasian Instalasi Kontrol Industri Berbasis PLC 34 Hari Konstruksi16 Kuota Cost Estimator Bidang Konstruksi 10 Hari Konstruksi16 Kuota Juru Gambar Bangunan Gedung (Kualifikasi 4) 26 Hari Pariwisata16 Kuota Housekeeping 18 Hari Fashion Technology32 Kuota Menjahit Pakaian dengan Mesin 26 Hari Agroindustri16 Kuota Pembuatan Roti dan Kue 14 Hari TIK16 Kuota Mobile Programming 26 Hari Pariwisata16 Kuota Peracikan Minuman Kopi (Barista) 18 Hari Agroindustri16 Kuota Coffee Roasting 14 Hari Refrigerasi16 Kuota Teknisi AC Residential 26 Hari Elektronika16 Kuota Teknisi Telepon Seluler Perangkat Keras 26 Hari Konstruksi16 Kuota Pembuatan Perabot Sederhana Menggunakan High Pressure Laminate (HPL) 20 Hari Listrik16 Kuota Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Off-Grid 26 Hari Konstruksi16 Kuota Juru Ukur / Surveyor (Kualifikasi 3) 26 Hari Project Based Learning (PBL) – Batch 1 2026 Program Pelatihan Project Based Learning Kuota Durasi Persyaratan Khusus Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video Hydroponic Automation System 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer Digital Office (Menggunakan Aplikasi Google Workspace) 16 Orang 20 Hari Memiliki Laptop dan Menguasai aplikasi Office dasar Project Based Learning16 Kuota Pengoperasian Tools Generative AI Untuk Konten Digital Dan Bisnis Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Project Based Learning16 Kuota Optimalisasi Pemasaran Melalui Media Sosial Memiliki Laptop, dapat mengoperasikan Komputer, dan Menguasai aplikasi Office dasar 20 Hari Project Based Learning16 Kuota Pembuatan Konten Visual Untuk Sosial Media Memiliki Laptop, Smartphone yang mampu untuk merekam dan edit video 20 Hari Project Based Learning16 Kuota Hydroponic Automation System Memiliki Laptop dan dapat mengoperasikan Komputer 20 Hari Project Based Learning16 Kuota Digital Office (Menggunakan Aplikasi Google Workspace) Memiliki Laptop dan Menguasai aplikasi Office dasar 20 Hari Jadwal Tahap Seleksi. Timeline Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional TIMELINE PENDAFTARAN Pelatihan Vokasi Nasional Peserta PBL dan PBK Batch 1 Tahun 2026 Non-Boarding (Tidak Diasramakan) 1 Periode Pendaftaran Membuat akun SIAPKerja Mengikuti Asesmen Penilaian Diri Mengikuti Asesmen Kecocokan Kerja (SPI) Mengikuti Asesmen SiapLatih Memilih Program Pelatihan 23 Maret – 24 Maret 2026 2 Batas Akhir Pengisian Asesmen SiapLatih 24 Maret 2026 3 Seleksi Peserta Wawancara 25 – 28 Maret 2026 4 Pengumuman 29 Maret 2026 5 Daftar Ulang 30 – 31 Maret 2026 6 Mulai Pelatihan 1 April 2026 Semua informasi tentang pendaftaran, seleksi dan pengumuman hanya tersedia melalui media sosial BPVP Banda Aceh. Persyaratan dan Fasilitas Persyaratan Berstatus pencari kerja, Individu yang baru mau memulai usaha Memiliki akun SIAPKerja dan belum pernah mengikuti pelatihan di tahun yang sama Pendidikan Lulusan SMA/SMK sederajat berusia minimal 17 Tahun Bersedia mengikuti peraturan yang telah ditetapkan BPVP Banda Aceh Tidak sedang mengikuti pendidikan formal / bekerja Fasilitas Gratis biaya pelatihan Pakaian kerja Modul pelatihan Bantuan Transport dan Makan Siang Iuran JKK dan JKM BPJS Ketenagakerjaan selama Pelatihan Sertifikat Pelatihan dan Kompetensi BNSP Pendampingan Pasca Pelatihan

Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 2026 Read More »

Buruan Daftar! Kemnaker Siapkan 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1

Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) hadirkan Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kompetensi tenaga kerja, produktivitas, disiplin, sikap, serta etos kerja masyarakat, baik untuk memasuki dunia kerja maupun berwirausaha. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa seluruh rangkaian Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 diselenggarakan secara gratis oleh pemerintah. Program ini diinisiasi untuk memperkuat kompetensi angkatan kerja dalam rangka mendukung terwujudnya SDM Unggul 2045. “Program ini mengedepankan konsep link and match, sehingga pelatihan yang diselenggarakan memiliki keterkaitan erat dengan dunia usaha dan industri. Dengan demikian, lulusannya diharapkan dapat langsung memenuhi tuntutan dan kebutuhan pasar kerja,” ujar Menko Airlangga dalam Konferensi Pers terkait Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 di Kantor Kemnaker, Jumat (27/2/2026). Di kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyampaikan bahwa pada Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1, Kemnaker menyiapkan 20.000 kuota peserta. Secara keseluruhan, program ini ditargetkan memberikan manfaat kepada lebih dari 70.000 peserta melalui tiga batch pelatihan  “Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 dilaksanakan secara serentak di 21 UPT Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) serta 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemnaker di seluruh Indonesia,” ujar Menaker Yassierli. Ia menjelaskan bahwa program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun dan telah memiliki akun pada platform SIAPkerja. Khusus Batch 1, program diprioritaskan bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 hingga 2025. Kebijakan tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan spesifik pasar kerja sekaligus memastikan efektivitas program bagi kelompok sasaran prioritas. “Harapan kami, program ini dapat dioptimalkan. Jadi, selain ada Program Pemagangan Nasional untuk lulusan perguruan tinggi, kami juga menyediakan alternatif program bagi lulusan SMA/SMK,” tambahnya. Pendaftaran Batch 1 dilakukan melalui laman skillhub.kemnaker.go.id pada 23 Februari hingga 6 Maret 2026. Seleksi peserta berlangsung pada 9–15 Maret 2026, pengumuman hasil seleksi pada 16 Maret 2026, dan pelatihan dimulai pada 1 April 2026. Pada Batch 1, bidang kejuruan yang tersedia antara lain Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi. Sedangkan, program pelatihan yang ditawarkan diantaranya Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri. Peserta Pelatihan Vokasi Nasional akan memperoleh berbagai fasilitas, antara lain pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari BPVP, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan. *Biro Humas Kemnaker*

Buruan Daftar! Kemnaker Siapkan 20.000 Kuota Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Read More »

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi Inklusif untuk Disabilitas dan Lansia

Padang — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang menghadirkan pelatihan vokasi ramah inklusi, yakni pelatihan pengelolaan kafe bagi penyandang disabilitas serta pelatihan tata boga bagi lanjut usia (lansia) produktif.  Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meninjau pelaksanaan pelatihan tersebut pada Kamis (12/02/2026), sebagai bagian dari komitmen Kemnaker agar pelatihan vokasi di BPVP/BLK dapat diakses semua kalangan dan berdampak nyata pada peluang kerja maupun wirausaha. “Pelatihan vokasi harus menjadi ruang yang inklusif dan aksesibel. Pelatihan vokasi adalah harapan bagi mereka yang selama ini tidak memiliki akses memadai untuk meningkatkan kompetensi, masuk ke pasar kerja, maupun berwirausaha,” kata Yassierli di Padang, Sumatera Barat. Dalam peninjauan itu, Menaker mengapresiasi BPVP Padang yang membangun kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pelaksanaan pelatihan bagi lansia. Ia menekankan pentingnya pelatihan ini sebagai bagian dari “belajar sepanjang hayat”. “Kita harus menjaga kolaborasi ini untuk mewujudkan belajar sepanjang hayat. Artinya, bapak/ibu yang lanjut usia pun memiliki hak untuk meningkatkan kompetensi, mendapatkan informasi pasar kerja, dan wirausaha,” tegas Menaker. Menaker juga menyampaikan kesan mendalam saat meninjau pelatihan pengelolaan kafe bagi peserta disabiltas tunarungu di BPVP Padang. Ia menilai suasana pelatihan yang ramah dan menghargai peserta menjadi kunci agar pelatihan benar-benar terasa manfaatnya. “Alhamdulillah, kesan yang dirasakan para peserta adalah nyaman dan sangat bermanfaat. Meskipun pelatihan baru berjalan empat hari dari total sepuluh hari yang diagendakan, kemajuan peserta sudah terlihat,” kata Yassierli. Pelatihan pengelolaan kafe ini merupakan hasil kolaborasi BPVP Padang dengan Yayasan Rumah Inklusi Padang. Peserta yang mengikuti pelatihan berjumlah puluhan orang, terbagi dalam beberapa sub-kejuruan spesifik, mulai dari pembuatan kopi (barista), pengelolaan kasir, manajemen kafe, hingga pramusaji. Menaker menegaskan, pelatihan ini menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang dalam peningkatan kompetensi. Ia menilai, fasilitas yang ramah di BPVP Padang dan lingkungan yang inklusif membuat peserta merasa dihargai sebagai calon tenaga kerja profesional. “Dengan kurikulum yang diadaptasi dan instruktur yang suportif, teman-teman tunarungu mampu mempraktikkan keterampilan teknis seperti mengoperasikan mesin espresso hingga mengelola arus kas digital dengan sangat baik,” ujar Yassierli. Ia menambahkan, pelatihan ini dirancang dengan hulu dan hilir yang jelas. Lulusan pelatihan akan ditempatkan di salah satu kafe di Kota Padang. Langkah ini diharapkan menjadi model percontohan bagi industri food & beverage (F&B) lainnya di Sumatera Barat untuk mulai membuka ruang kerja yang setara bagi pekerja disabilitas. “Tujuannya jelas, kami ingin penyandang disabilitas mandiri secara ekonomi. Pelatihan dan penempatan ini adalah bukti bahwa skill mereka memang dibutuhkan oleh pasar kerja,” kata Yassierli. Melalui pendekatan pelatihan yang inklusif dan berorientasi pada dampak, Kemnaker mendorong ekosistem ketenagakerjaan yang lebih adil di mana siapa pun yang mau belajar, berhak punya kesempatan. Kemnaker juga mengajak dunia usaha dan mitra terkait untuk memperluas praktik baik ini, agar akses pelatihan dan akses kerja makin terbuka bagi kelompok yang selama ini kerap tertinggal. Biro Humas Kemnaker

Kemnaker Hadirkan Pelatihan Vokasi Inklusif untuk Disabilitas dan Lansia Read More »

Kemnaker–Shopee Latih 100 Instruktur BLK soal Digital Marketing dan Shopee Affiliate

Bekasi — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkolaborasi dengan Shopee Indonesia meluncurkan program Training of Trainers (ToT) Shopee Affiliate untuk membekali 100 instruktur Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP-dahulu dikenal sebagai Balai Latihan Kerja (BLK)) dengan keterampilan digital marketing dan pemanfaatan skema affiliate di ekosistem e-commerce . Program yang digelar 11–13 Februari 2026 di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, ini ditujukan untuk menjawab kesenjangan keterampilan digital sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih nyata bagi masyarakat melalui pelatihan yang dapat direplikasi di BPVP/BLK. Para peserta ToT Shopee Affiliate merupakan instruktur BPVP/BLK milik Kemnaker yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Mereka akan mengikuti pelatihan yang dibawakan oleh pengajar Shopee Affiliate dari Kampus UMKM Shopee yang telah tersertifikasi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), dengan materi pembelajaran yang komprehensif. Bekal ini diproyeksikan memperkuat peran BLK sebagai tempat masyarakat belajar keterampilan baru yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja saat ini. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan program ToT ini dirancang agar instruktur tidak berhenti pada pemahaman konsep, melainkan mampu mengajarkan kembali secara praktis di BLK masing-masing. “Kami berharap para instruktur yang dilatih tidak hanya paham terkait affiliate marketing , tetapi juga mampu menularkan pengetahuan dan keterampilan ini kepada masyarakat, khususnya generasi muda, pencari kerja, siswa BLK, agar dapat membuka peluang usaha dan sumber penghasilan baru secara mandiri,” kata Yassierli saat membuka ToT Shopee Affiliate di BBPVP Bekasi, Jawa Barat, Rabu (11/2/2026). Yassierli menilai, keunggulan program ini terletak pada kualitas pengajar yang tersertifikasi, materi yang disusun komprehensif, serta model pelatihan yang fleksibel sehingga peserta memperoleh pembelajaran yang terukur dan sesuai standar kompetensi. Dengan demikian, instruktur memiliki pijakan yang lebih kuat ketika menyusun dan menjalankan pelatihan serupa di daerah. Dalam kesempatan itu, Yassierli juga menekankan nilai dampak berantai dari peran instruktur setelah ikut ToT ini, dimana satu keterampilan yang diajarkan dengan baik dapat menular menjadi manfaat ekonomi bagi lebih banyak keluarga. “Kebahagiaan terbesar instruktur adalah saat kita menghasilkan 600 afiliator. Satu orang afiliator akan menjadi salah satu tulang punggung keluarganya. Anggap satu keluarga diisi 4 orang, berarti setahun para instruktur memberikan kebaikan kepada 2.400 orang,” ujar Yassierli.  Menaker berharap kolaborasi ini membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat untuk belajar, bekerja, dan berkembang di tengah pesatnya pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia. Ke depan, instruktur yang telah mengikuti ToT ini diharapkan menjadi penggerak pelatihan di berbagai BLK, sehingga akses keterampilan digital tidak terkonsentrasi di kota besar saja. “Kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta seperti ini menjadi kunci dalam mempercepat pengembangan kompetensi tenaga kerja nasional. Kami berharap program ini dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Yassierli. Deputy Director of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, mengatakan melalui program ini Shopee tidak hanya berbagi pengetahuan dan praktik terbaik di ekosistem affiliate, tetapi juga mendukung peran balai pelatihan vokasi sebagai pusat pengembangan talenta digital hingga ke daerah. “Kolaborasi ini merupakan komitmen Shopee untuk mendukung pengembangan keterampilan digital di Indonesia, khususnya dalam menyiapkan talenta yang relevan dengan kebutuhan ekonomi digital saat ini. Melalui pelatihan Training of Trainers Shopee Affiliate, kami berharap para instruktur balai pelatihan vokasi tidak hanya memahami praktik affiliate marketing secara komprehensif, tetapi juga mampu menjadi ujung tombak dalam menyebarkan pengetahuan tersebut kepada masyarakat di berbagai daerah,” kata Radynal. Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang, Shopee menargetkan hingga akhir tahun 2026 sebanyak 1.000 peserta mengikuti rangkaian pelatihan Shopee Affiliate. Target ini diharapkan memperluas jangkauan program ke lebih banyak balai pelatihan vokasi, sekaligus mempercepat penguatan kapasitas instruktur agar semakin banyak masyarakat bisa mengakses pelatihan keterampilan digital secara berkelanjutan. Sebagai informasi, sejak diluncurkan pada 2021, Kampus UMKM Shopee telah memberikan pendampingan dan edukasi kepada jutaan UMKM di Indonesia. Hingga saat ini, Kampus UMKM Shopee telah menyelenggarakan lebih dari 350.000 jam pelatihan dan didukung oleh lebih dari 400 modul pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha dan talenta digital. Dalam rangkaian pelatihan tersebut, Shopee Affiliate kerap diperkenalkan sebagai salah satu modul yang menggambarkan peluang ekonomi di sektor digital, sekaligus membuka alternatif sumber penghasilan yang relevan dengan perkembangan dunia kerja. Kemnaker dan Shopee menegaskan komitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam pengembangan pelatihan vokasi berbasis keterampilan digital yang sesuai kebutuhan industri dan masyarakat. Melalui sinergi ini, diharapkan semakin banyak tenaga kerja Indonesia memiliki kompetensi adaptif, berdaya saing, serta mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital secara produktif dan berkelanjutan. Biro Humas Kemnaker

Kemnaker–Shopee Latih 100 Instruktur BLK soal Digital Marketing dan Shopee Affiliate Read More »

Lulusan BLK ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja

Lahat — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan Balai Latihan Kerja (BLK) tidak boleh berhenti pada proses pelatihan dan penerbitan sertifikat. Menaker meminta agar peserta pelatihan di BLK dikawal hingga benar-benar memiliki akses ke dunia kerja melalui penguatan penempatan kerja dan jejaring dengan dunia usaha. Menurut Yassierli, kebutuhan publik hari ini sederhana yaitu pelatihan harus berujung peluang kerja nyata. Oleh Karena itu, BLK perlu mengambil peran lebih luas, bukan hanya “mengajar”, tetapi juga menyiapkan jalan masuk ke dunia kerja agar keterampilan yang dipelajari tidak berhenti di ruang kelas. “Kita harus berupaya semaksimal mungkin menjadikan fungsi BLK ini, sebagaimana fungsi BLK milik Kemnaker antara lain sebagai pusat pelatihan vokasi, pusat inovasi, pusat kewirausahaan, dan pusat pengembangan produktivitas. Kalau kita sudah memposisikan BLK seperti empat fungsi itu, artinya kita sudah melangkah di jalur yang tepat,” kata Menaker Yassierli saat membuka pelatihan berbasis kompetensi (PBK) di BLK Lahat, Lahat, Sumatera Selatan, Senin (9/2/2026). Yassierli menyampaikan, praktik integrasi pelatihan dan penempatan telah diterapkan pada BLK Kemnaker. Ia menyebut tingkat penempatan lulusan BLK Kemnaker mencapai 70 persen, yang didorong dengan memperkuat hubungan antara proses pelatihan dan kebutuhan pasar kerja. Model tersebut, lanjut Yassierli, bisa diterapkan juga di BLK milik pemerintah daerah agar manfaat pelatihan benar-benar dirasakan masyarakat. Ia menekankan peran Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), termasuk fungsi pengantar kerja, untuk ikut mengawal lulusan pelatihan dan memastikan mereka tidak berjalan sendiri setelah pelatihan selesai. “Jadi 70 persen yang dilatih kita fasilitasi sampai kita hantarkan sampai ke tempat kerja. Makanya di Dinas (ketenagakerjaan) ada fungsi pengantar kerja, mereka yang harus mengawal. Balai juga harus punya kolaborasi network jejaring dengan industri,” kata Yassierli. Pada kesempatan tersebut, Yassierli juga menjelaskan PBK di BLK Lahat merupakan pelatihan dari dana hibah APBN sebanyak tujuh paket. Ia berharap hibah ini dioptimalkan untuk memperkuat kapasitas pelatihan di BLK Lahat, sekaligus menjadi pijakan untuk pengembangan program berikutnya. Ke depan, Menaker menyampaikan harapan agar pelatihan di BLK Lahat ini dapat berlanjut pada tahap berikutnya. “Dan nanti kita akan melanjutkan dengan batch ke-2, batch ke-3, _batch ke-4. Dan sekali lagi kita ingin SDM-SDM di Kabupaten Lahat ini muncul. Hadir menjadi calon-calon SDM terbaik bangsa di masa yang akan datang,” pungkasnya. Biro Humas Kemnaker

Lulusan BLK ‘Diantar’ Sampai Dapat Kerja Read More »