Berita BLK

Pembukaan PBK di BLK Komunitas Dayah Darul Ihsan Kejuruan Design Komunikasi Visual

Aceh Besar – Kepala Balai Latihan Kerja Banda Aceh melakukan pembukaan Pelatihan Berbasis Kompetensi Kejuruan Design Komunikasi Visual BLK Komunitas Dayah Darul Ihsan pada Senin (13/09/2021) BLK Komunitas merupakan suatu unit atau fasilitas pelatihan vokasi yang dibangun oleh Kementerian Ketenagakerjaan. BLK ini berfungsi untuk menyelenggarakan pelatihan kompetensi/keahlian guna memberikan keterampilan kerja kepada komunitas masyarakat di sektiar lembaga, sesuai dengan kebutuhan dunia kerja atau mendorong untuk berwirausaha. Dayah Darul Ihsan merupakan salah satu penerima fasilitas pelatihan tersebut dengan Program pelatihan Sinematografi dari Kejuruan Design Komunikasi Visual. Musannif, S.E selaku ketua yayasan Pesantren Darul Ihsan mengharapkan kerja sama terus terjalin dan terus dibimbing dalam perjalanan BLK Komunitas kedepannya sehingga dapat meningkatkan peluang kerja kedepannya. Program pelatihan sinematografi ini ditujukan untuk mempelajari berbagai macam dan jenis teknik pengambilan gambar pada saat pembuatan film, iklan, bekerja dengan cahaya, studi tentang disiplin artistik yang diperlukan sehingga menghasilkan produk visual yang dapat dijual dan diterima oleh masyarakat. Pelaksanaan kegiatan juga menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19. Peserta pelatihan berjumlah 16 orang tidak dipungut biaya. Kepala BLK Banda Aceh berharap  BLK Komunitas dapat membuat kebutuhan tenaga kerja di Aceh dapat terpenuhi, khususnya di industri kreatif dan pariwisata yang banyak menggunakan media visual dalam pengemasan dan pengenalan produk. Kreatifitas dan inovasi merupakan modal yang dibutuhkan dalam pembuatan produk sinematografi sehingga produk selalu fresh dan diminati oleh berbagai kalangan masyarakat.  

Pembukaan PBK di BLK Komunitas Dayah Darul Ihsan Kejuruan Design Komunikasi Visual Read More »

Kunjungan Kerja Kepala BLK Banda Aceh dan FKLPID ke PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara

Lhokseumawe – Kepala Balai Latihan Kerja Banda Aceh, Rahmad Faisal, S.T. beserta Subkoordinator Pemberdayaan Riki Hamdani, S.Kom., M.CIO. mengunjungi PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara dalam rangka menindaklanjuti komitmen bersama melalui Penandatanganan MoU Kerjasama Pelatihan sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. Saat ini BLK Banda Aceh dan FKLPID dengan melibatkan DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri) terus mendorong dan mengedepankan kerja kolaboratif, sinergi dan fokus sehingga semua stakeholder baik pemerintah maupun swasta dapat berperan dalam rangka menyiapkan calon-calon tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Diharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan peran BLK Banda Aceh dalam menciptakan tenaga kerja yang kompeten dan dapat diterima di dunia Industri. Kepala BLK Banda Aceh beserta rombongan diperkenankan berkeliling PT. PIM, salah satu tempat yang dikunjungi yaitu Departemen Pengembangan Sumber Daya Manusia milik PT. PIM untuk melihat ruang kelas yang ada di PT. PIM  

Kunjungan Kerja Kepala BLK Banda Aceh dan FKLPID ke PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) Aceh Utara Read More »

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional di Lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan

Sebanyak 12 ASN BLK Banda Aceh dilantik dan diambil sumpah/janji jabatan secara virtual pada Senin (30/8/2021) di BLK Banda Aceh. Setelah menempuh pendidikan dasar di tempat pendidikan para ASN kembali ke unit kerja masing-masing untuk memajukan unit kerja masing-masing ASN. 12 ASN tersebut merupakan Instruktur dari berbagai kejuruan, diantaranya 2 orang instruktur kejuruan Teknik Listrik, 2 Orang instruktur kejuruan Garment Apparel, 2 Orang instruktur Bisnis Manajemen, 2 orang instruktur Teknik Elektronika, 2 orang instruktur Teknik Bangunan, 2 orang instruktur Teknologi Informasi dan Komunikasi. Selamat kepada Bapak/Ibu, semoga selalu menjadi ASN yang berakhlak, terus berinovasi untuk kemajuan bangsa.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Fungsional di Lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Read More »

BLK Banda Aceh mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Aceh

Banda Aceh – Kepala Balai Latihan Kerja Banda Aceh, Rahmad Faisal, S.T. mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Aceh pada Kamis (2/9/2021) dalam rangka berkoordinasi mengenai perusahaan -perusahaan yang telah berinvestasi di Aceh. BLK Banda Aceh selaku instansi yang memberikan pelatihan sesuai kebutuhan kerja ingin mengetahui kompetensi tenaga kerja seperti apa yang dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut, sehingga BLK Banda Aceh dapat menyesuaikan dan berinovasi untuk membantu memenuhi kebutuhan sumber daya manusia perusahaan tersebut.   DPMPTSP Provinsi Aceh menyampaikan bahwa saat ini digital marketing dibutuhkan oleh UMKM untuk membuat UMKM naik kelas, UMKM yang sangat diminati saat ini dari sektor olahan kopi, tidak hanya itu sektor perikanan juga mulai tumbuh pelatihan produk turunan olahan hasil laut akan sangat berguna kedepannya. Industri perhotelan yang tumbuh juga membutuhkan tenaga kerja lokal dengan kompetensi yang baik, sehingga dapat bersaing dan menyerap tenaga kerja di sektor pariwisata.   Sektor industri seperti perkebunan kelapa sawit, pabrik kelapa sawit, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) juga memiliki potensi penyerapan tenaga kerja dibagian lintas Aceh Barat dan Selatan. Pembangunan infrastruktur jalan tol di Aceh juga menjadi sektor yang menyerap tenaga kerja cukup signifikan dengan adanya operator alat berat yang banyak digunakan oleh proyek-proyek tersebut. DPMPTSP Provinsi Aceh juga berharap selain diadakannya pelatihan, para perserta yang memiliki kompetensi juga diberikan modal berupa alat untuk mempermudah para alumni memulai usaha.

BLK Banda Aceh mengunjungi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Aceh Read More »

16 Warga Binaan Lapas Banda Aceh mengikuti Pelatihan Gratis dari BLK Banda Aceh

Balai Latihan Kerja Banda Aceh bekerja sama dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banda Aceh, melaksanakan pelatihan kerja bagi warga binaan. pada hari ini Rabu (25/8/2021), Kepala BLK Banda Aceh, Rahmad Faisal dan didampingi oleh Kalapas Banda Aceh Said Mahdar membuka secara resmi program pelatihan mengerjakan finishing dan teknik semprot I bagi warga binaan di ruang kegiatan kerja lapas banda aceh. Dalam sambutan kalapas berharap “dengan adanya program pelatihan ini, warga binaan untuk gigih dan bersungguh-sungguh dalam mengikuti program pelatihan ini agar dapat menjadi bekal yang dapat dijadikan dasar keterampilan yang bermanfaat dan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga” dan juga “Kita berterima kasih kepada pihak Balai Latihan Kerja Banda Aceh atas kerjasamanya, semoga kedepan kita dapat meningkatkan kerja sama lainnya.” Kepala Balai Latihan Kerja Banda Aceh juga mengungkapkan kesan pada acara Pembukaan “Saya sangat tidak menyangka keadaan dan kondisi Lapas Banda Aceh yang sekarang ini sangat nyaman dan menarik, tidak terlihat seperti penjara. Saya yakin warga binaan sangat nyaman berada di Lapas Banda Aceh”. “Saya berharap program pelatihan ini berjalan hingga ke tahap produksi hingga memiliki unit usaha seperti yang sudah berjalan di Lapas Banda Aceh Pembuatan Roti Kayna LaBanda.” Sementara itu, Kasi Kegiatan Kerja Arkadius, SH menuturkan bahwa kegiatan pelatihan tersebut akan dilaksanakan selama 33 hari. Kegiatan di akhiri dengan penyematan secara simbolis oleh Kalapas dan Kepala BLK kepada peserta pelatihan serta ditutup dengan doa dan photo bersama.

16 Warga Binaan Lapas Banda Aceh mengikuti Pelatihan Gratis dari BLK Banda Aceh Read More »

Sepakati Kerja Sama, Pupuk Iskandar Muda dan BLK Banda Aceh menandatangani MoU

Meskipun status Pandemi Covid19 masih mengekang aktivitas kerja dan laju perekonomian Indonesia, namun tetap saja sebagai pelayan masyarakat kita semua terus berupaya melakukan yang terbaik . seperti yang dilakukan oleh Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dengan Industri (FKLPID) BLK Banda Aceh terus tingkatkan jejaring kerja sama antara Lembaga Pelatihan Kerja dalam hal ini BLK Banda Aceh dengan PT. Pupuk Iskandar Muda Aceh Utara. Audiensi dan Komunikasi yang terjalin sejak lama akhirnya hari ini Kamis 29 Juli 2021 telah menyepakati keduanya melalui Penandatanganan MoU Kerja sama Pelatihan dan Sertifikasi antara BLK Banda Aceh dengan perwakilan PT. Pupuk Iskandar Muda Aceh Utara.

Sepakati Kerja Sama, Pupuk Iskandar Muda dan BLK Banda Aceh menandatangani MoU Read More »

Dukungan Walikota Banda Aceh Terhadap Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dilakukan di BLK Banda Aceh.

Banda Aceh – Kepala Balai Latihan Kerja Banda Aceh, Rahmad Faisal, S.T. dan Wali Kota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, SE.Ak, MM. melakukan pertemuan di Pendopo Wali Kota Banda Aceh, Senin (12/07/2021) pukul 15.30 WIB. Kepala Balai Latihan Kerja Banda Aceh di dampingi oleh Sub Koordinator Bidang Pemberdayaan, Riki Hamdani, S.Kom., M.CIO. dan Sub Koordinator Bidang Penyelenggara, Mukhtar, S.T. menemui Wali Kota Banda Aceh untuk membahas terkait Program-program BLK Banda Aceh kedepannya dan yang sedang berlangsung. Salah satu program yang akan dilakukan BLK Banda Aceh yaitu SDC (Skill Development Center). SDC diharapkan dapat memberikan keterampilan atau keahlian tertentu kepada masyarakat, khususnya masyarakat kota Banda Aceh. Kepala BLK Banda Aceh juga menyampaikan bahwa BLK Banda Aceh kedepannya akan menyiapkan keahlian Perhotelan kedepannya mengingat Kota Banda Aceh merupakan salah satu kota yang memiliki potensi wisata yang besar. “Saat sebelum pandemi tingkat keterisian hotel di Kota Banda Aceh mencapai 80%, namun saat pandemi keterisian hotel hanya 30%,” Aminullah Dengan tingkat keterisian yang tinggi maka potensi pekerja yang dapat diserap di bidang perhotelan juga tinggi, maka BLK Banda Aceh bersiap untuk memberikan keahlian di bidang perhotelan tersebut.

Dukungan Walikota Banda Aceh Terhadap Pelatihan Berbasis Kompetensi yang dilakukan di BLK Banda Aceh. Read More »

Sinergi PT PIM Dengan BLK Banda Aceh Membangun SDM Unggul

Senior Vice President Umum PT Pupuk Iskandar Muda (PT.PIM) Krueng Geukueh, Saifuddin Noerdin dan Plt. Asisten Vice President PKBL & CSR Jufri mengunjungi Balai Latihan Kerja (BLK) Banda Aceh di Banda Aceh, Jumat (18/06/2021) sekira pukul 09.00 wib. Kedatangannya di BLK Banda Aceh disambut langsung oleh Kasub Bag TU Syaikhul Islami dan koordinator Penyelenggaraan BLK Mukhtar beserta staf diruang kerjanya, serta didampingi oleh Ketua FKLPI BLK Muhammad Ikhsan. Kunjungan ini dalam rangka menjalin kerjasama menyukseskan program TJSL (Tanggung Jawab Sosial Lingkungan) bagi masyarakat di lingkungan perusahaan atau wilayah Aceh Utara khususnya dan provinsi Aceh pada umumnya. Dalam sambutannya Syaikhul menyampaikan terima kasih atas kesediaan waktu pihak PT PIM mengunjungi BLK Banda Aceh guna menjalin kerjasama yang kemudian dilanjutkan ke tahap penandatanganan MoU (Kesepahaman) kedua belah pihak untuk menyukseskan program yang telah direncanakan agar berjalan sebagaimana mestinya. “Pertemuan kali ini adalah kelanjutan dari pembicaraan sebelumnya ketika tim BLK Banda Aceh berkunjung ke PT PIM beberapa waktu yang lalu,”katanya. Dikatakan, selama ini PT PIM merupakan salah satu tempat bagi anak-anak didik BLK melakukan kerja praktek (Prakerin) dan magang setelah pembekalan di lembaga tersebut, akan tetapi selama ini belum adanya payung hukum untuk kerjasama tersebut. “Dengan demikian selayaknya lah antara PT PIM dan BLK Provinsi Aceh melakukan penandatanganan MoU guna keselarasan tujuan kerjasama antar pihak dan diharapkan penandatanganan MoU tersebut dapat terealisasi dalam waktu dekat ini,”ujarnya. Menanggapi permintaan pihak BLK, Saifuddin mempersilahkan untuk segera dilakukan persiapan draft final penandatanganan MoU tersebut agar segala usaha kerjasama, baik untuk tempat praktek anak didik BLK dari luar maupun program TJSL PT PIM ke depan dapat berjalan semestinya. “Disamping itu kerjasama ini diharapkan dapat membantu PT PIM dalam melakukan aktivitas penyaluran CSR di lingkungan perusahaan dengan tepat sasaran,”ujarnya. Selama ini kata Saifuddin, PT PIM sudah banyak melakukan berbagai hal dan memberikan bantuan terhadap masyarakat lingkungan, baik di bidang pendidikan, sosial kemasyarakatan, infrastruktur umum, bidang kesehatan maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat guna meningkatkan taraf hidupnya, akan tetapi banyak program yang dijalankan tersebut hasilnya tidak sesuai seperti yang diharapkan, terutama dalam pemberdayaan masyarakat. Selama ini masyarakat di sekitar perusahaan meminta alokasi CSR PT PIM untuk mengakomodir keinginan, hanya sebagian dari mereka yang memang betul – betul berharap bantuan yang dapat dimanfaatkan berkelanjutan dan dapat meningkatkan taraf hidup serta sesuai kebutuhan dan potensi dari yang mereka miliki. “Karenanya, ke depan PT PIM menginginkan setiap bantuan yang disalurkan melalui dana CSR/TJSL dapat dimanfaatkan pada sektor produktif sehingga dapat menjamin keberlangsungan program secara sustainable/berkelanjutan,”lanjutnya Saifuddin juga berharap BLK dapat membantu program pelatihan dan Sertifikasi keahlian masyarakat lingkungan perusahaan agar terwujud tenaga skill siap pakai di berbagai sektor kerja dan dibidang wirausaha mandiri. “Kepedulian PT PIM terhadap lingkungan jauh lebih besar maknanya jika bantuan yang diberikan berupa bekal keahlian sehingga dapat mengakomodir kebutuhan yg nantinya terwujud semua keinginan masyarakat itu sendiri dari hasil usahanya, BLK bisa membantu di bidang social mapping, menggali potensi masyarakat, dan memetakan masyarakat untuk dilatih wirausaha dan keahlian teknis lainnya yang cocok di beberapa wilayah lingkungan perusahaan nantinya,”tandasnya. Terakhir, Saifuddin, berkeinginan MoU dapat segera direalisasikan selanjutnya diteruskan dengan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang lebih detail agar pelaksanaan pelatihan masyarakat lingkungan dapat dilaksanakan dalam waktu dekat ini. “Mengingat hal tersebut juga berpengaruh terhadap kinerja Perusahaan yang sedang melakukan upaya peningkatan Proper dari Biru menjadi Proper Hijau,”pungkasnya. (red)       sumber: newsataloen.com

Sinergi PT PIM Dengan BLK Banda Aceh Membangun SDM Unggul Read More »

BLK Banda Aceh Siap Membangun Zona Integrasi

[df-subtitle]Membangun Zona Integrasi BLK Banda Aceh untuk menwujudkan Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM)[/df-subtitle]Pegawai BLK Banda Aceh, baik Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah non Pegawai (PPNPN) melakukan penandatanganan Pakta Integritas bertempat di Aula Serba Guna BLK Banda Aceh, Rabu (12/3), dalam rangka komitmen bersama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi di lingkungan wilayah Kerja Kementerian Ketenagakerjaan. Para pejabat yang menandatangani Pakta Integritas tersebut terdiri dari Kepala Balai, Teguh Sulistiyono, S.E., M.Si, di ikuti para Pejabat Struktural dan ASN serta PPNPN dilingkungan kerja BLK Banda Aceh  untuk membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi pada BLK Banda Aceh Tahun 2021. Informasi Dasar Hukum Inpres no. 5 Tahun 2004 tentang Percepatan Pemberantasan Korupsi, Inpres No.9 Tahun 2011 tentang Rencana Aksi Pemberantasan Korupsi, bahwa perlu dibangun program pencegahan korupsi yang lebih efisien, efektif dan komprehensif melalui penaetapan zona Integritas, Peraturan Menpan RB No.10 tahun 2019 tentang pedoman pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih dan melayani dilingkungan instansi pemerintah. Untuk Landasan Filosofi berdasarkan peraturan Presiden No. 81 Tahun 2010 tentang Grand design Reformasi Birokrasi 2010 -2025. Reformasi birokrasi merupakan salah satu langkah awal untuk melakukan penataan terhadap sistem penyelenggaraan pemerintah yang baik, efektif dan efesien, sehingga dapat melayani masyarakat secara cepat, tepat dan profesional, untuk membangun zona integritas ada strateginya, diantaranya Komitmen dari pimpinan dan semua pihak, Kemudahan dalam pelayanan, Program yang langsung menyentuh ke masyarakat, Monitoring dan evaluasi, dan Manajemen media, sementara itu strategi dalam mencapai Zona Integritas tersebut ada 6 (enam) area perubahan yaitu Manajemen perubahan, Penataan tata laksana, Penataan sistem manajemen sdm, Penguatan akuntabilitas, Penguatan pengawasan, dan Peningkatan kualitas pelayanan publik. Setalah melakukan penanda tanganan Pakta Integritas, Kepala BLK Banda Aceh, mengajak kepada seluruh jajaran di lingkungan BLK Banda Aceh untuk menunjukan komitmen bersama seluruh pegawai dalam upaya membangun budaya integritas guna terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih (good governance and clean governance). “Saya mengajak seluruh pegawai untuk bersama-sama untuk menerapkan pakta integritas membangun Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) ini di lingkungan antara lain ikut serta dalam upaya mencegah korupsi, kolusi dan nepotisme serta tidak melakukan perbuatan tercela, tidak meminta atau menerima suap, gratifikasi atau bentuk lainnya yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan, bersikap jujur, transparan dan akuntabel dalam menjalankan tugas, menghindari pertentangan kepentingan (conflict of interest) dalam pelaksanaan tugas, dan memberikan contoh pelaksanaan kinerja berdasarkan peraturan perundang-undangan kepada bawahan dilingkungan BLK Banda Aceh.” Ucap Teguh Sulistiyono.(*)

BLK Banda Aceh Siap Membangun Zona Integrasi Read More »

BLK Banda Aceh dan FKLPI jalin kerja sama Dunia Industri, memperdayakan workplace

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Balai Latihan Kerja Banda Aceh dan Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Industri (FKLPI) bekerja sama dengan sejumlah workplace atau perusahaan, melaksanakan Pelatihan Berbasis Penempatan Kerja. Usai mengikuti pelatihan kerja selama lebih kurang satu bulan, para peserta akan ditempatkan di masing-masing perusahaan sesuai dengan skill yang telah diperoleh. Pelatihan ini dibuka oleh Kepala BLK Banda Aceh, Teguh Sulistiyono SE, M.Si., dan dihadiri Ketua FKLPI Muhammad Ihsan Ketua KNPI Aceh, Wahyu Saputra, pejabat struktural, pihak Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) serta Sub Koordinator di lingkungan BLK Banda Aceh, Senin (1/3/2021). Dalam sambutannya Kepala BLK menjelaskan konsep pelatihan yang dilaksanakan yaitu optimalisasi peran dunia usaha dan dunia industri dalam penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten dan profesional sesuai dengan profil kompetensi pekerjaan yang akan diduduki. Adapun tahapan yang sudah dilakukan yaitu pendataan dan mapping kebutuhan baik pelatihan maupun tenaga kerja. Selanjutnya dilakukan penyusunan profil kompetensi calon tenaga kerja. Proses rekrutmen dilaksanakan oleh pihak DUDI dan disampaikan ke BLK untuk didaftarkan pada akun Sisnaker. Sementara pelaksanaan tes teori dan wawancara, pengumuman dan daftar ulang semuanya melibatkan pihak DUDI. Lebih lanjut Teguh Sulistiyono menjelaskan, proses penyelenggaraan pelatihan dilaksanakan full menggunakan fasilitas workplace yang ada di DUDI, sehingga peserta akan lebih mudah dan cepat melalukan adaptasi terhadap lingkungan, peralatan, bahan kerja, hasil kerja dan proses produksi dimana mereka akan ditempatkan. Sementara untuk fasilitator berasal dari DUDI dan BLK serta praktisi yang mempunyai kompetensi teknis dan metodologi sesuai dengan program keahlian yang akan difasilitasi. “Saat ini BLK, FKLPID dengan melibatkan DUDI terus mendorong dan mengedepankan kerja kolaboratif, sinergi dan fokus sehingga semua stakeholder baik pemerintah maupun swasta dapat berperan dalam rangka menyiapkan calon-calon tenaga kerja sesuai dengan kebutuhan pasar kerja”, ujar Teguh Sulistiyono. Sementara itu Kasi Pemberdayaan BLK Banda Aceh, Susanto ST, M.Si., mengatakan, pelatihan berbasis penempatan kerja ini merupakan program sinergisitas antara BLK Banda Aceh, FKLPI serta DUDI. Program ini merupakan lanjutan dari Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati beberapa waktu lalu. Pelatihan digelar sesuai dengan kebutuhan yang diminta oleh beberapa workplace atau perusahaan yang ada di banda aceh dan sekitarnya. “Kali ini ada 5 workplace atau perusahaan yg ikut ambil bagian dalam hal pelatihan ini”, ujar Susanto. Mereka adalah The Arabica Coffee, Deputro Coffee dan Palapa Coffee untuk kejuruan barista. Mereka nantinya akan menampung 32 barista yang siap pakai. Untuk kelas Pengelasan ada CV Alfazil Jaya dan CV Guntomara. Mereka juga akan menampung 32 orang tenaga pengelasan. Sementara untuk menjahit bed cover ada 16 orang yang akan mengikuti kelas ini. Total ada 80 peserta yang nantinya akan siap ditempatkan di perusahaan tersebut. Diakhir pelatihan para peserta akan mengikuti uji kompetensi utk menerima sertifikat kompetensi. “Kedepan diharapkan, DUDI lainnya bisa berkolaborasi dan sharing dengan kegiatan BLK untuk menciptakan tenaga kerja yang lebih baik”, tutup Susanto. Pimpinan PT Guntomara Raya Sayyid Husain mengatakan ini merupakan kerjasama perdana Guntomara dengan BLK Banda Aceh dalam rangka menjaring pekerja yang siap pakai. Sayyid Husain mengaku masih membutuhkan banyak tenaga ahli di bidang pengelasan. “Selama ini beberapa tenaga ahli didatangkan dari luar Aceh. Jika program ini berhasil tentu akan banyak SDM lokal yang tertampung sehingga tidak perlu mendatangkan para pekerja dari luar Aceh”, jelas Sayyid.(*) Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judul FKLPI dan BLK Aceh Gelar Pelatihan Berbasis Penempatan di Tempat Kerja, https://aceh.tribunnews.com/2021/03/01/fklpi-dan-blk-aceh-gelar-pelatihan-berbasis-penempatan-di-tempat-kerja. Editor: iklan@serambinews.com

BLK Banda Aceh dan FKLPI jalin kerja sama Dunia Industri, memperdayakan workplace Read More »