Berita BLK

Penyerahan Sertifikat Teknis dan Penyerahan SK Kenaikan Pangkat

Banda Aceh – Sembilan pegawai BLK Banda Aceh pada Jum’at (17/12/2021) menerima Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat Pegawai Dan Penyerahan Sertifikat Teknis kejuruan Teknik Otomotif. Penyerahan dilakukan pada saat apel Jum’at pagi oleh Kepala Tata Usaha, Kepala Sub Koordinator Penyelenggara dan sub koordinator Program dan Evaluasi BLK Banda Aceh. Kenaikan pangkat merupakan penghargaan yang diberikan atas prestasi kerja dan pengabdian Pegawai Negeri Sipil terhadap Negara, serta sebagai dorongan kepada Pegawai Negeri Sipil untuk lebih meningkatkan prestasi kerja dan pengabdiannya. Agar kenaikan pangkat dapat dirasakan sebagai penghargaan, maka kenaikan pangkat harus diberikan tepat pada waktunya dan tepat kepada orangnya. Kenaikan pangkat diharapkan akan menjadi motivasi bagi pegawai yang naik pangkat dan bagi pegawai lainnya. Penyerahan sertifikat teknis dilakukan setelah Instruktur mengikuti ujian teknis yang dilaksanakan sebelumnya. Instruktur kompeten paling tidak harus memiliki dua kompetensi, yaitu kompetensi teknis dan kompetensi metodologi pelatihan. Kompetensi teknis adalah menyangkut pada spesialisasi atau keahlian yang akan ditransformasikan kepada trainer. Sedangkan kompetensi metodologi berkaitan dengan kompetensi instruktur dalam melakukan delivery pelatihan. Kedua kompetensi tersebut secara komprehensif harus diterapkan saat melakukan pelatihan, sehingga materi yang disampaikan akan mudah diserap dan diaplikasikan oleh peserta pelatihan.    

Penyerahan Sertifikat Teknis dan Penyerahan SK Kenaikan Pangkat Read More »

Rapat Koordinasi Bersama Stakeholder Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah

Banda Aceh – Pembukaan Rapat Koordinasi Bersama Stakeholder untuk mendukung program pelatihan sinegritas pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, dilaksanakan di Hotel Grand Nanggroen pada Rabu (8/12/2021). Acara dilaksanakan selama 2 hari 13 – 14 Desember 2021 Rakor dihadiri oleh Direktur Bina Intala Ditjen Binalavotas Kemnaker RI, Syamsi Hari, SE, MM, Staf Ahli Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Setda Aceh, Iskandar Sukri, MM, MT, beserta stakeholder lainnya seperti, Kadin Aceh, Forum UMKM Aceh, FKLPI Aceh, FKJP Aceh, perwakilan SDC Kota Banda Aceh dan organisasi kepemudaan yaitu KNPI Aceh. Dalam rakor ini akan membahas mengenai bagaimana pengembangan pelatihan sesuai dengan kebutuhan daerah, mengingat setiap daerah memiliki kebutuhan tenaga kerja yang berbeda-beda, mengingat indutri di Aceh yang sedang tumbuh dengan baik kebutuhan tenaga kerja baru juga akan bertumbuh baik itu  secara kualitas maupun kuantitas. Dalam laporan penyelenggaraan kepala BLK Banda Aceh Rahmad Faisal, S.T., menyampaikan bahwa saat ini BLK Banda Aceh dapat menyiapkan tenaga kerja untuk sektor industri, pekerja kreatif, wisata, dan UMKM, mengingat 34 % lulusan pelatihan BLK Banda Aceh merupakan pekerja mandiri. BLK Banda Aceh memiliki beberapa jenis pelatihan seperti pelatihan Boarding dan Non Boarding yang dilaksanakan di BLK Banda Aceh, mobile training unit (MTU) yang pelatihannya dilaksanakan di Gampong di berbagai daerah dengan fasilitas peralatan yang dibawa oleh Truk MTU milik BLK Banda Aceh, pelatihan di UPTD BLK di 11 Kabupaten kota di Provinsi Aceh, pelatihan kerjasama dengan dunia industri yang saat ini sedang berjalan dengan PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) Staf Ahli Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Setda Aceh, Iskandar Sukri, MM, MT, mengungkapkan bahwa sinegritas antara pusat dan daerah diharapkan dapat berdampak langsung mengurangi kemiskinan dan penganguran di Aceh. Selain mengucapkan terimakasih atas kehadiran Stakeholder, Direktur Bina Intala Ditjen Binalavotas Kemnaker RI, Syamsi Hari, SE, MM, juga menyampaikan bahwa ASN memiliki tangung jawab untuk memberikan kemudahan dan jalan bagi para pencari kerja. BLK Banda Aceh sebagai perpanjangan tangan dari pemerintah pusat dapat digunakan oleh Provinsi Aceh untuk memajukan dan mensejahterakan Aceh. BLK Banda Aceh juga dapat berkolaborasi dengan desa dengan memanfaatkan dana desa untuk melatih masyarakat desa sesuai dengan kebutuhan dan sumberdaya di desa sehingga masyarkat dapat memiliki usaha mandiri di desa atau membangun BUMD. TIM Media Sosial  

Rapat Koordinasi Bersama Stakeholder Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Read More »

Pengukuhan dan Rapat Kerja Forum SDC (Skill Development Center) Kota Banda Aceh

Banda Aceh -Pengukuhan dan rapat kerja Forum SDC (Skill Development Center) Kota Banda Aceh di Hotel Kryad Muraya Banda Aceh pada Rabu (24/11/2021) Acara dihadiri oleh Kepala BLK Banda Aceh, Rahmad Faisal, S.T., Asisten Perekonomian dan Pembangunan kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., Kepala Dinas Tenaga Kerja kota Banda Aceh, Mairul Hamzami, SE, M.Si., Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Weri, SE, MA., dan Ketua FKLPID Aceh, Muhammad Ikhsan, S.T., M.Si. Pada pengukuhan dan rapat kerja Forum SDC (Skill Development Center) diahadiri oleh peserta dari stakeholder kota Banda Aceh dan pihak akademisi. Pengukuhan ini diharapkan dapat mempermudah pihak terkait untuk melakukan kerja kedepannya, sehingga lebih efektif dan efisien. SDC Kota Banda Aceh diharapkan dapat menangani masalah penganguran/ketenagakerjaan kepada pemerintah daerah dengan pendampingan dan asistensi dari Pemerintah Pusat dan Provinsi. SDC harus dibentuk oleh, dari dan untuk daerah sebagai wujud dari komitmen daerah dengan melibatkan unsur pemerintahan dengan ruang lingkup terkecil (Kecamatan/kelurahan) dan melakukan Analisis baseline data terkait  Data kebutuhan Naker DUDI, Data pengangguran dan Data lembaga diklat dan dengan memperhatikan Local Wisdom.  SDC juga harus memanfaatkan sumber daya yang telah tersedia didaerah, dengan membentuk Pusat-Pusat Pengembangan Ketrampilan Daerah (Regional for Skill Development Center)  dengan Workplace sebagai Ujung Tombak (Spearhead). Secara garis besar dengan adanya SDC ini, pemangku kepentingan dapat lebih fokus dalam meningkatkan kinerjanya, DUDI selaku penerima tenaga kerja menyampaikan kebutuhan tenaga kerja kepada FKLPID, BLK Banda Aceh akan melatih masyarakat sesuai dengan kebutuhan DUDI yang disampaikan oleh FKLPID, sehingga DUDI mendapatkan tenaga kerja yang kompeten sesuai dengan kebutuhan industri.   TIM Media Sosial

Pengukuhan dan Rapat Kerja Forum SDC (Skill Development Center) Kota Banda Aceh Read More »

Penutupan Pelatihan Teknisi AC dan Pembukaan Pelatihan Barista di PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM)

Penutupan Pelatihan Teknisi AC dan Pembukaan Pelatihan Barista di PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM)  dihadiri oleh Kepala BLK Banda Aceh, Rahmad Faisal, Vice President PKBL dan Humas, Nasrun, S.H., Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID), Adli Azhary Riswan, dan Keuchik Kecamatan Dewantara, Nawafil Mahyuda, S. STP., pada Senin (22/11/21) di Gedung Diklat PT. PIM.   Keuchik Kecamatan Dewantara menyampaikan bahwa PT. PIM  sangat semangat membantu warga di sekitar PT. PIM untuk megembangkan kemampuan anak muda. PT. PIM juga membantu anak muda untuk mengubah cara berpikir yang beranggapan setelah tamat sekolah harus bekerja di PT. PIM atau perusahaan, tapi  anak muda dapat berwirausaha dengan kemampuan yang dimiliki dan modal yang sedikit serta memaksimalkan peluang yang ada di sekitar.    Kepala BLK Banda Aceh, Rahmad Faisal menekankan bahwa kreativitas sangat dibutuhkan saat ini, dengan kreativitas kita dapat memaksimalkan potensi yang ada di daerah kita, seperti barista dapat buat cafe dengan view persawahan, pegunungan ataupun pantai. Memulai usaha harus berani cari modal yg minim namun dapat berjalan, memiliki konsep, menarik, bentuk kelompok sehingga dapat tukar pikiran dan saling mendukung.    Vice President PKBL dan Humas PT. PIM, Nasrun, S.H. mengatakan bahwa soft skill sangat penting dimiliki oleh seorang pekerja.  Seperti pekerja AC, selain harus dapat menservice AC pekerja harus dapat menyelesaikan pekerjaannya tanpa meninggalkan bekas pengerjaannya di rumah konsumen, selain itu juga dapat bertanggung jawab karena kita pekerja AC masuk ke ruangan pribadi pelanggan yang mungkin terdapat barang berharga atau semacamnya yang harus dijaga.   Acara ini juga dihadiri oleh instruktur AC Jamil dan instruktur Barista Wafi serta Tim dari PT PIM dan BLK Banda Aceh   TIM Media Sosial

Penutupan Pelatihan Teknisi AC dan Pembukaan Pelatihan Barista di PT. Pupuk Iskandar Muda (PIM) Read More »

Matching Program Pelatihan Kerja antara BLK Banda Aceh, FKLPID, dan DUDI di Provinsi Aceh

Banda Aceh – Matching Program Pelatihan Kerja antara BLK Banda Aceh, Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID), dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) dilaksanakan di   Hotel Kryad Muraya Banda Aceh pada Sabtu (20/11/21) Acara dihadiri oleh Kepala BLK Banda Aceh, Rahmad Faisal, S.T., Kabid Hubungan Industrial Mobduk, Irfansyah Siregar, S.E. Ak, M.Si., Kabid Perencanaan & Pengembangan Iklim Penanaman Modal DPM PTSP Aceh, Ramadhani, M. Bus., Ketua FKLPI Pusat,  Yusup Adriyanto, dan Ketua FKLPID Aceh, Muhammad Ikhsan, S.T., M.Si. Peserta yang dihadiri peserta dari unsur pengusaha dan pelaku usaha dari berbagai bidang di Provinsi Aceh dan kota Banda Aceh, baik itu perusahaan, pelaku usaha mikro, dan usaha kreatif yang ada di Aceh. Pembukaan acara dilakukan oleh Kadisnaker Mobduk, Irfansyah Siregar, S.E. Ak, M.Si. setelah laporan pemaparan penyelenggara oleh kepala BLK Banda Aceh. Selanjutnya acara diisi oleh Kadis Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) yang menyampaikan tentang peluang ketenagakerjaan berdasarkan data investasi di Provinsi Aceh 2021 dan 2022. Stabilitas politik dan keamanan masih menjadi faktor utama penghambat iklim infestasi di Provinsi Aceh. Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan/Agriculture, Forestry, and Fishing menjadi penyumbang lapangan pekerjaan utama disusul oleh sektor Perdagangan Besar dan Eceran seperti Reparasi Mobil dan Sepeda Motor/Wholesale and Retail Trade; Repair of Motor Vehicles and Motorcycles.  Kepala BLK Banda Aceh meyampaikan Kebijakan pelatihan Berbasis kompetensi dan fungsi Balai Latihan Kerja yang saat ini memiliki 11 UPTD BLK Binaan di Provinsi Aceh dan 50 BLK Komunitas yang juga tersebar di seluruh Provinsi Aceh yang dapat memungkinkan bersinegri dengan Perusahaan disekitar UPTD. BLK Banda Aceh juga dapat menguji dan mengeluarkan sertifikat BNSP bagi  peserta yang lulus Uji Kompetensi. Yusup Adriyanto selaku ketua FKLPI Pusat menyampaikan peran dan tugas FKLPID untuk mendukung sinergi DUDI dengan BLK. BLK selaku penyedia tenaga kerja yang kompeten dan DUDI selaku pencari tenaga kerja yang kompeten harus memiliki penghubung, penghubung antara DUDI dan BLK yaitu FKLPID, sehingga DUDI dapat menyampaikan jenis kompetensi apa yang dibutuhkan ke BLK dan BLK akan melatih peserta sesuai dengan kebutuhan DUDI. Ketua FKLPID Aceh Muhammad Ikhsan, S.T., M.Si., menyampaikan program FKLPID yang sedang maupun yang sudah berlangsung. Kegiatan sejalan dengan tugas dan peran FKLPID sebagai penghubung antara DUDI dengan BLK dalam hal ini BLK Banda Aceh selaku mitra dari FKLPID Aceh. Saat ini FKLPID Aceh telah menjalin kerjasama dengan UPTP BLK Binaan yang tersebar di 11 Kabupaten/kota di Aceh, namun belum maksimal akibat saat ini FKLPID di kabupaten/kota belum terbentuk, maka diharapkan dari acara ini dapat terbentuk FKLPID di setiap kabupaten/kota di Aceh. FKLPID juga membuka kesempatan bagi pelaku usaha dan perusahaan lainya untuk ikut andil dalam perkembangan FKLPID kedepannya.   Tim Sosial Media

Matching Program Pelatihan Kerja antara BLK Banda Aceh, FKLPID, dan DUDI di Provinsi Aceh Read More »

Penilaian Zona Integritas (ZI) di BLK Banda Aceh

Banda Aceh – Kepala BLK Banda Aceh, Rahmad Faisal beserta jajaran mempresentasikan penerapan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) yang sudah diterapkan pada BLK Banda Aceh, yang didampingi oleh pokja pembetukan zona integritas. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (PANRB) melakukan evaluasi Zona Integritas di BLK Banda Aceh melalui Video Conference (Virtual Meeting) beserta kepala balai latihan kerja dan jajarannya di gedung kios 3in1 BLK Banda Aceh pada Selasa, (02/11/2021). Hal ini dalakukan untuk penerapan Zona Integritas (ZI) menuju WBK dan WBBM ada 6 perubahan yang harus dilakukan. Manajemen Perubahan Bertujuan untuk mengubah secara sistematis dan konsisten mekanisme kerja, pola pikir, serta budaya kerja individu pada Satuan Kerja yang dibangun, menjadi lebih baik sesuai dengan tujuan dan sasaran pembangunan zona integritas. Penataan Tatalaksana Bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem, proses, dan prosedur kerja yang jelas, efektif, efisien, dan terukur pada Zona Integritas Menuju WBK/WBBM. Penataan Sistem Manajemen di lingkungan BLK Banda Aceh bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme SDM BLK Banda Aceh pada Zona Integritas Menuju WBK/WBBM. Penguatan Akuntabilitas bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan akuntabilitas kinerja BLK Banda Aceh Penguatan Pengawasan bertujuan untuk meningkatkan penyelenggaraan organisasi BLK Banda Aceh yang bersih dan bebas KKN. Peningkatan kualitas pelayanan publik bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan inovasi pelayanan publik sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat Masyarakat melakukan pendaftaran dan konsultasi secara online juga merupakan kemudahan dan transparansi yang dilakukan BLK Banda Aceh . Peningkatan peran sosial media dalam usaha mendekatkan diri dengan masyarakat serta percepatan penyampaian informasi dan pelayanan bagi masyarakat, sehingga masyarakat  dapat bertanya dan mendapatkan informasi secara akurat tanpa harus mengunjungi BLK Banda Aceh. Dengan dilakukan kegiatan ini diharapkan BLK Banda Aceh menjadi unit kerja yang menerapkan Zona Integritas (ZI) dalam menjalankan fungsinya. Masukan dan saran dari berbagai kalangan masyarakat sangat membantu dalam pengembangan dan inovasi yang dapat dilakukan oleh BLK Banda Aceh.   Tim Media Sosisal

Penilaian Zona Integritas (ZI) di BLK Banda Aceh Read More »

Fashion Show dan Talkshow Garmen di acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021

Banda Aceh – Fashion show di acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021 menampilkan hasil karya dari peserta program Pelatihan Busana Kreasi yang merupakan salah satu program baru yang ada di BLK Banda Aceh. Program ini merupakan program yang membuat peserta yang sudah memiliki kemampuan menjahit menjadi naik kelas, mereka diajarakan cara membuat busana kreasi hasil rancangan mereka sendiri atau permintaan konsumen. Busana yang ditampilkan merupakan busana muslim yang sesuai dengan kebutuhan pasar di Aceh yang cukup ramai peminatnya. Karena peminat yang ramai maka desain dari busana muslim di Aceh juga beragam dan dapat menjadi kiblat busana muslim di Indonesia. Talkshow fashion show yang dikemas dalam tema  “Peluang Usaha Fashion Designer Aceh” turut hadir sebagai narasumber Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI Ghazmahadi, S.T, MM, Kepala BLK Banda Aceh Rahmad Faisal, Dra. Aya Sofia dari Dekranasda Aceh dan Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Aceh  Muhammad Ikhsan dipandu oleh 2 orang Pembawa Acara membahas tentang pelatihan yang ada di BLK Banda Aceh seperti program-program dan kegiatan yang dapat dilakukan di BLK Banda Aceh. Dra. Aya Sofia dari Dekranasda Aceh megatakan bahwa dengan motif Aceh busana muslim dari aceh dapat bersaing di nasional bahkan dapat mengalahkan Bandung yang saat ini menjadi kiblat fashion nasional sehingga dapat menguasai pasar nasional. Saat ini peminat dari batik Aceh tinggi, namun pekerja di bidang batik sangat terbatas maka diharapkan kedepannya BLK Banda Aceh dapat memfasillitasi pelatihan membatik, karena batik sangat banyak digunakan oleh masyarakat karena pemakaiannya yang gampang dan bahannya yang mudah dikreasikan baik untuk digunakan pada acara formal maupun nonformal. Muhammad Ikhsan selaku Ketua FKLPID Aceh sebagai mitra BLK Banda Aceh akan ikut membantu kegiatan dan mensosialisasikan program-program pelatihan yang ada kepada masyarakat dan Industri sehingga dapat terjalin kerjasama dengan industri. Pendataan industri dan kebutuhan sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan industri saat ini terus dilakukan guna mendapatkan informasi yang akurat tentang kebutuhan pasar kerja saat ini juga, sehingga penyerapan tenaga kerja dapat maksimal. Industri sangat diuntungkan akan hal ini mengingat industri tidak memerlukan pengeluaran biaya untuk melatih, industri tinggal mengambil SDM dari peserta pelatihan yang sudah kompeten dalam bidang yang dibutuhkan. Fashion show dilakukan 2 sesi dengan 32 busana hasil kreasi dari program pelatihan Desain Busana Kreasi, peserta yang terdiri dari 16 orang masing-masing peserta menampilkan 2 desain. Desain tersebut kenalan dan ditampilakn oleh 16 orang model. Selain desain dari peserta terdapat juga 5 Busana hasil desain dari Anira Designer selaku salah satu pelaku industri dibidang fashion yang ada di Banda Aceh. Program pelatihan Desain Busana Kreasi yang ada di BLK Banda Aceh dilaksanakan selama 460 JP atau sekita 58 hari kerja, setelah pelatihan selesai diharapakan peserta dapat berkerasi dalam industri fashion dan terus mengembangkan bakat yang ada.  Pelatihan dapat diikuti oleh masyarakat mulai dari usia 17 tahun dengan latar belakang pendidikan yang beragam dengan mengikuti pendaftaran dan seleksi secara online melalui  WEB Kemnaker atau dapat dipandu oleh Tim Media Sosial BLK Banda Aceh dengan chat melalui instagram BLK Banda Aceh atau facebook  BLK Banda Aceh.  Acara fashion show ini dapat disaksikan di Youtube BLK Banda Aceh.   Tim Media Sosial        

Fashion Show dan Talkshow Garmen di acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021 Read More »

Juara Barista Challenge 2021 di acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021

Banda Aceh – Kejuaraan Barista Challenge 2021 dalam acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021 yang diselenggarakan di Workshop Barista BLK Banda Aceh pada Rabu, (27/10/2021). Adapun tema yang pada  Barista Challenge 2021 yaitu Coffee Mixology merupakan ragam minuman kopi dengan campuran beberapa bahan lain yang membuat minuman ini terasa berbeda. Coffee Mixology dapat menjadi sebuah ciri khas dari seorang barista, karena hasil dari kreasi barista itu sendiri.  Minuman kopi serta olahannya yang makin hype saat ini membuat para barista dituntut semakin kreatif dan inovatif dalam menyajikan kreasi olahan Kopi. Melihat perkembangan dan peluang industri kopi di Banda Aceh, BLK Banda Aceh ikut mengambil peran dengan memberikan wadah bagi para barista melalui Barista Challenge 2021. Barista Challenge 2021 dapat diikuti oleh seluruh barista secara nasional secara gratis. Tahapan pertama dari Barista Challenge 2021 yaitu seleksi secara online dengan mengirimkan video melalui Instagram. Setiap video yang masuk akan diseleksi oleh tim juri. Dari seleksi online ini pihak juri memutuskan 5 orang peserta menjadi finalis pada Barista Challenge 2021. Para finalis melakukkan aksinya secara langsung di workshop barista BLK Banda Aceh dilihat dan dirasa oleh para juri. Dari kelima finalis M. Ihsan keluar menjadi juara pertama dalam Barista Challenge 2021, diikuti oleh Rekha Dinansyah, dan Ridho Sampriadi. Pemberian hadiah dilakukan langsung oleh Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Kemnaker RI Ghazmahadi, S.T, MM, dan oleh Kepala BLK Banda Aceh Rahmad Faisal di workshop barista BLK Banda Aceh. Acara ini juga disiarkan secara langsung di Instagram (https://www.instagram.com/blkbandaceh/) dan Youtube BLK Banda Aceh (https://www.youtube.com/channel/UCvtDWlA4l334cLXIlt0uF_w/videos)   Tim Sosial Media

Juara Barista Challenge 2021 di acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021 Read More »

Rebranding BLK Banda Aceh Melalui Kegiatan “ BLK Banda Aceh Exhibition 2021” Fashion Show & Barista Challenge

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman dan Kepala Balai Latihan Kerja Banda Aceh, Rahmat Faisal membuka acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021 dengan menampilkan Fashion Show dan Barista Challenge di gedung aula BLK Banda Aceh dengan menerapkan protokol kesehatan ketat pada Rabu,(27/10/2021). BLK Banda Aceh Exhibition 2021 mengusung Pagelaran Fashion Show dan Barista Challenge sebagai salah satu program Rebranding BLK Banda Aceh melalui program sembilan lompatan Kementerian Ketenagakerjaan RI tentang transformasi BLK. Kepala BLK Banda Aceh Rahmat Faisal dalam laporannya menyampaikan bahwa “acara ini diselenggarakan sebagai wadah menampilkan karya-karya Peserta Desain Kreasi BLK Banda Aceh dan Barista Challenge adalah sebagai upaya perangsang kaum muda masa kini untuk berkreasi di bidang perkopian, karena Aceh merupakan penghasil kopi terbesar, maka sudah sepantasnya mulai berinovasi mengasah skill barista, sehingga dengan demikian selain menusantarakan kopi Aceh, juga untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) terampil dan kompeten dan berdaya saing”. “Acara seperti ini akan kita jadikan agenda rutin tahunan sebagai salah satu upaya merebrandingkan BLK Banda Aceh agar terus eksis dan semakin dekat dengan Masyarakat Aceh secara luas” ungkap Kepala BLK Banda Aceh Rahmat Faisal dalam sambutannya. Acara yang digagas Tim Kreatif BLK Banda Aceh ini dibuka oleh Wali Kota Banda Aceh. Dalam sambutannya Walikota Banda Aceh menyampaikan Apresiasi yang setinggi tingginya kepada BLK Banda Aceh atas dukungan dan usahanya mempersiapkan SDM Terampil dan kompeten melalui program-program pelatihan kerja yang ada di BLK Banda Aceh. “Saya berharap masyarakat Kota Banda Aceh khususnya dapat memanfaatkan peluang dan ketersediaan pelatihan kerja yang diselenggarakan secara gratis oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui BLK Banda Aceh”. Turut hadir pada acara ini Direktur Bina Peningkatan Produktivitas, Ghazmahdi, S.T., M.M., Kepala Dinas Kop, UKM dan Perdagangan Kota Banda Aceh, M Nurdin, Kadisnaker Mairul Hazami Dekranasda Aceh dan sejumlah pejabat dari jajaran Pemprov Aceh. Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Kemnaker RI, Ghazmahdi, S.T., M.M., mengapresiasi kegiatan BLK Banda Aceh Exhibition 2021 dan berharap BLK Banda Aceh dapat terus berinovasi dalam segala bidang. Barista Challenge diikuti oleh peserta dari berbagai daerah dengan seleksi awal menggunakan video yang diupload oleh peserta di IG dan akan di nilai oleh juri. Terdapat 5 Finalis dalam acara Barista Challenge yang tampil di Workshop Barista BLK Banda Aceh yang dapat disaksikan secara langsung di akun Youtube BLK Banda Aceh dan akun Instagram @blkbandaceh  mengingat acara tidak dapat dihadiri secara umum karena masih pandemi. Pemenang Barista Challenge 2021 yaitu, M.Ihsan menempati posisi pertama, Rekha Dinansyah pada posisi kedua, dan Ridho Sampriadi menempati posisi ketiga. Barista Challenge sendiri juga mendapat sambutan baik dan antusias dari para komunitas Barista di Provinsi Aceh bahkan menjangkau peserta hingga keluar daerah Sumatera. Dari Total 39 pendaftar Kompetisi Barista Challenge hasil seleksi  oleh Juri berdasarkan Video kiriman peserta terpilih 6 Finalis Barista Challenge. Dari penampilan 6 Finalis Barista Challenge itu luar biasa menegangkan dan memukau para Komunitas Barista yang hadir menyaksikan. Fashion Show sendiri adalah satu pagelaran yang menampilkan hasil karya peserta Program Pelatihan “ Desain Busana Kreasi” yang pelatihannya dilaksanakan di BLK Banda Aceh. Berbagai Desain Mode, Style dan gaya ditampilkan oleh para model Cantik dari Aceh Model Community (AMC) dengan menampilkan karya-karya hasil pelatihan siswa BLK Banda Aceh. Para peserta sangat senang juga bangga hasil desain mereka dapat ditampilkan secara langsung dan diperagakan oleh model. Selain itu, terdapat sesi Diskusi yang dikemas Talk Show dengan tema  “Peluang Usaha Fashion Designer Aceh”. Obrolan santai Dunia Ketenagakerjaan antara Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI Ghazmahadi, S.T, MM, Kepala BLK Banda Aceh Rahmad Faisal, Dra. Aya Sofia dari Dekranasda Aceh dan Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Aceh, Muhammad Ikhsan dipandu oleh 2 orang Pembawa Acara. Di sisi barista juga melaksanakan Talk Show dengan juri Datuk Doddy Pancawinata dan Herianto dipandu oleh host BLK Banda Aceh Mbak Icha membahas tentang perkembangan industri kopi dan masa depan barista. Di akhir acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021 dilakukan pemberian hadiah kepada Juara 1, 2 dan 3 Pemenang Barista Challenge oleh Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Kemnaker RI Ghazmahadi, S.T, MM, dan oleh Kepala BLK Banda Aceh Rahmad Faisal, sekaligus menutup Acara BLK Banda Aceh Exhibition 2021.   Tim Sosial Media  

Rebranding BLK Banda Aceh Melalui Kegiatan “ BLK Banda Aceh Exhibition 2021” Fashion Show & Barista Challenge Read More »

Rapat Koordinasi UPTD Binaan BLK Banda Aceh Tahun 2021

  Takengon – Bupati Aceh Tengah, Drs. Shabela Abubakar didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Aceh Tengah Kausarsyah SE, MM membuka secara resmi rapat koordinasi UPTD binaan BLK Banda Aceh Tahun 2021, Jum’at (22/10/2021) Pukul 20.00 Wib, bertempat di Hotel Parkside Gayo Petro, Takengon. Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Banda Aceh, Rahmad Faisal, S.T, dalam laporan penyelenggaraannya menyampaikan, Rakor ini  dilaksanakan selama 3 Hari sejak Tanggal 22 hingga 24 Oktober, terdiri dari Kepala UPTD BLK, para Instruktur,  dan para pengelola pelatihan. Kepala BLK Banda Aceh Mengharapkan dengan adanya Rakor ini koordinasi, komunikasi, diskusi, dan inovasi antara UPTP BLK Banda Aceh dan UPTD Binaan dapat lebih baik, sehingga dampak dari pelatihan berbasis kompetensi yang diselengarakan dapat lebih berkontribusi bagi masyarakat dan daerah masing-masing UPTD Binaan dan BLK Banda Aceh. Tema yang diangkat dalam rakor ini yaitu “Melalui Rakor UPTD Kita tingkatkan koordinasi, komunikasi & sinergi dalam menciptakan SDM Unggul dan Kompetensi Melalui Pelatihan kerja”. Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah berterimakasih sekaligus mengapresiasi Kepada Balai Latihan Kerja (BLK) Banda Aceh yang telah menetapkan Takengon sebagai tuan rumah dalam penyelenggaraan Rakor pelatihan kerja UPTD binaan BLK Banda Aceh Dalam kegiatan rakor ini juga di hadiri oleh Sub Koordinator Program dan Evaluasi BLK Banda Aceh, Nova Widiastati, S.Pd., yang menyampaikan dan memandu kegiatan Rakor. Dihadiri juga oleh Sub Koordinator Pemberdayaan BLK Banda Aceh, Riki Hamdani, S.Kom., M.CIO., yang menyampaikan tentang sinergi dan pemanfaatan sosial media untuk menjaring peserta pelatihan sebagai media promosi yang mudah dan murah. Sumardi, S.T., selaku ketua Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Banda Aceh menyampaikan tentang prosedur uji kompetensi dan sertifikasi serta penetapan kelayakan tempat uji kompetensi (TUK) di setiap UPTD Binaan. Ketua Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Industri Daerah (FKLPID) Muhammad Ikhsan juga menyampaikan perkembangan Industri di Aceh dan mengajak UPTD Binaan untuk merangkul industri di daerah masing-masing untuk mendapatkan informasi kebutuhan pekerja yang masih kosong serta menjalin kerja sama dengan industri di daerah masing-masing sehingga penempatan tenaga kerja lebih tepat dan sesuai dengan kebutuhan pasar kerja. Setiap kepala dan instruktur UPTD melakukan Focus group discussion (FGD) dengan BLK Banda Aceh untuk mendapatkan data mengenai kelayakan UPTD untuk melakukan pelatihan dan komitmen UPTD kedepannya     Tim Sosial Media -wh    

Rapat Koordinasi UPTD Binaan BLK Banda Aceh Tahun 2021 Read More »