Berita BLK

BPVP Banda Aceh latih 352 peserta jadi wirausaha muda

Banda Aceh – Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh melatih sebanyak 352 peserta untuk menjadi pekerja muda yang berkompeten pada 22 bidang yang dibuka untuk  pelatihan berbasis kompetensi batch ketiga tahun 2023. “Alhamdulillah seluruh peserta sangat antusias untuk mengikuti pelatihan kompetensi non boarding tahap III, boarding dan blended tahap pertama ini,” kata Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh Rahmad Faisal di Banda Aceh, Senin. Ia menjelaskan pelatihan yang dibuka untuk para pemuda dan pemudi di Provinsi Aceh khususnya sebanyak 22 paket di antaranya kelas otomotif, bisnis manajemen, fashion, bakery, bangunan, konten kreatif dan desain grafis. “Saat ini ada paket Boarding dan untuk peserta di luar Banda Aceh, yang di inapkan di Asrama BPVP Banda Aceh. Peminat pelatihan tidak hanya dari Aceh di luar Aceh ada juga,” katanya. Ia mengatakan lewat kegiatan tersebut nantinya para peserta dapat terus mengembangkan kompetensi  serta kreativitasnya yang didapat selama pelatihan dapat dimanfaatkan secara maksimal sesuai dengan bidang yang diambil. Menurut dia lewat kompetensi yang dimiliki tersebut akan mampu membuka lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran menyusul hadirnya wirausaha muda baru yang memiliki kompetensi pada beragam bidang. “Kami juga berpesan kepada seluruh peserta agar dapat terus meningkatkan kreativitas, belajar bahasa asing dan siap bekerja di luar negeri,” katanya. Ia menyebutkan pada pelatihan tahap pertama tahun 2023 pihaknya telah melatih sebanyak  48 orang dan pada tahap kedua sebanyak 352 orang serta tahap ketiga sebanyak 352 orang. Pihaknya menargetkan pada tahun 2023 akan melatih sebanyak 4.928 orang pemuda dan pemudi di Aceh dengan  berbagai bidang keahlian sehingga nantinya akan tumbuh wirausaha muda di seluruh daerah. Pihaknya juga siap bekerja sama dan  berkolaborasi dengan semua pihak dalam upaya meningkatkan kemampuan dan kompetensi generasi muda Aceh pada berbagai bidang ekonomi yang akhirnya akan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pewarta: M Ifdhal Editor : M.Haris Setiady Agus COPYRIGHT © ANTARA 2023

BPVP Banda Aceh latih 352 peserta jadi wirausaha muda Read More »

PPSDM Migas dan BPVP Banda Aceh jalin kerjasama peningkatan SDM lokal

Banda Aceh (ANTARA) – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menjalin kerjasama peningkatan sumber daya manusia (SDM) lokal dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) atau Balai Latihan Kerja (BLK) Banda Aceh. “PPSDM Migas tahun ini menjalin kerja sama dengan BPVP Banda Aceh untuk pengembangan sumber daya manusia di bidang minyak dan gas bumi,” kata Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal, di Banda Aceh, Kamis. Kerjasama tersebut disepakati setelah dilaksanakan penandatanganan Memorandum Of Agreement (MOA) antara PPSDM Migas yang diwakili Koordinator Program, Perencanaan, Standardisasi dan Kerja Sama PPSDM Migas Agus Alexandri dengan Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal, di Banda Aceh. PPSDM Migas memang bertugas mengadakan program peningkatan kompetensi minyak dan gas bumi untuk seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, tak terkecuali untuk warga tanah rencong. Faisal menyampaikan, kegiatan pengembangan SDM bidang Migas tersebut nantinya akan melakukan peningkatan melalui pelatihan dan sertifikasi sesuai dengan misi kedua belah pihak. “Semua ini bertujuan untuk bersama-sama meningkatkan kinerja kedua belah pihak dalam perannya untuk mencapai tujuan peningkatan kompetensi migas,” ujar Faisal. Sementara itu, Agus menjelaskan bahwa PPSDM Migas selalu mendukung setiap upaya pengembangan SDM kemigasan untuk masyarakat Indonesia. Sehingga, lanjut Agus, nantinya tenaga kerja migas dari Banda Aceh dapat dengan mudah melaksanakan sertifikasi untuk ruang lingkup migas dengan menggunakan tempat uji kompetensi yang berada di BPVP Banda Aceh ini. “Kami siap mendukung BPVP Banda Aceh menghadapi era globalisasi melalui kegiatan pengembangan kualitas sumber daya manusia dalam bidang pengembangan bisnis migas,” demikian Agus Alexandri. Pewarta: Rahmat Fajri Editor : Febrianto Budi Anggoro COPYRIGHT © ANTARA 2023

PPSDM Migas dan BPVP Banda Aceh jalin kerjasama peningkatan SDM lokal Read More »

Penerimaan PBK Batch I 2023

[siteorigin_widget class=”SiteOrigin_Widget_Hero_Widget”][/siteorigin_widget] [siteorigin_widget class=”SiteOrigin_Widget_Headline_Widget”][/siteorigin_widget] [siteorigin_widget class=”SiteOrigin_Widget_Features_Widget”][/siteorigin_widget] [siteorigin_widget class=”SiteOrigin_Widget_Headline_Widget”][/siteorigin_widget] Pendaftarannya dimulai tanggal 12 s/d 23 Januari 2023. Dilakukan Secara Online melalui web siapkerja.kemnaker.go.id Seleksi Tes Online tanggal :  24 Januari 2023 Seleksi Tes Wawancara Offline Tanggal : 25 Januari 2023 Pengumuman Kelulusan Batch I  2023 tanggal : 26 Januari 2023 Daftar Ulang Kelulusan Batch 1 2023 tanggal : 26 s/d 27 Januari 2023 Pelaksanaan Pelatihan Tahap I 2022 tanggal : 30 Januari 2023

Penerimaan PBK Batch I 2023 Read More »

BPVP Gelar Evaluasi Pelaksanaan SDC bersama Dunia Usaha dan Stake Holder

Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh menggelar Rapat Evaluasi Pelaksanaan Skill Development Center (SDC) Kota Banda Aceh TA 2022 di Ayani Hotel, Banda Aceh, Rabu (21/12/2022). Skill Development Center (SDC) adalah sebuah program prioritas nasional dari pemerintah yang bertujuan untuk mengatasi permasalahan ketenagakerjaan di daerah, khususnya dalam mengatasi pengangguran yang akan berujung pada peningkatan perekonomian daerah. Karena Skill Development Center (SDC) itu sebuah Forum Komunikasi, Koordinasi dan Sinkronisasi yang melibatkan unsur A,B,C,G,M yaitu : A yaitu Academy atau Lembaga Diklat (SMK/BLK/LPK), B, Business/Dunia Usaha Dunia Industri (DUDI), C, Community (komunitas), G, Government (pemerintah, Bappeda Kota, Disnaker serta dinas terkait lainnya) dan M, Media (news) Kelima unsur tersebut diarahkan untuk dapat berkoordinasi dalam mengatasi masalah utama ketenagakerjaan, yaitu pengangguran. Kemudian, dalam menjawab ‘Mismatch’ antara Supply dan Demand Tenaga Kerja, sehingga berdampak pada rendahnya produktivitas dan tingginya tingkat pengangguran. Kaitannya dengan Rapat Evaluasi Pelaksanaan SDC ini adalah upaya pendekatan kerjasama dengan melibatkan semua pemangku kepentingan di Kota Banda Aceh, berkolaborasi bersama-sama memikirkan formula bagaimana meningkatkan daya saing tenaga kerja serta menurunkan angka Tingkat Pengangguran Terbuka, melalui upaya peningkatan partisipasi angkatan kerja. Kepala Disnaker Kota Banda Aceh Mairul Hazami, SE, M.Si dalam sambutannya mengatakan SDC sangat berguna bagi masyarakat Banda Aceh dalam meningkatkan skill para pencari kerja maupun pengguna jasa tenaga kerja. “Saat ini terjadi ketimpangan antara pencari kerja dan pengguna jasa. Banyak pekerja yang siap kerja di bidang tertentu namun lapangan kerja di bidang tersebut tidak ada, atau sebaliknya ada lapangan pekerjaan yang tenaga kerjanya tidak dimiliki oleh warga Banda Aceh. Maka diharapkan dengan adanya SDC ini akan menjawab persoalan-persoalan tersebut, sehingga pencari kerja di Banda Aceh dapat maksimal diserap oleh pasar kerja,” ujarnya. Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal pada paparan materinya menegaskan bahwa target pelaksanaan SDC tahun 2023 ini akan fokus pada pelatihan Bidang Pariwisata selain itu juga akan menyesuaikan dengan kebutuhan daerah khususnya di Kota Banda Aceh ini.  

BPVP Gelar Evaluasi Pelaksanaan SDC bersama Dunia Usaha dan Stake Holder Read More »

BPVP Banda Aceh Gelar Gathering Industri 2022

Dalam upaya mendorong peningkatan kerjasama dan sinergitas antar lini lembaga, baik Pemda maupun swasta di bidang pelatihan dan penempatan tenaga kerja di Provinsi Aceh, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh melaksanakan Gathering Industri tahun 2022. Kegiatan tersebut diikuti oleh pelaku usaha dan industri, Pemerintah Daerah dan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Industri maupun Swasta se Provinsi Aceh. Agenda utama Gathering Industri tahun 2022 ini adalah bersama-sama Dunia Usaha Dunia Industri (Dudi), pemda dan swasta duduk bersama mencari formula tentang out put dari pelatihan kerja yang selama ini dilaksanakan oleh BPVP Banda Aceh. Seyogyanya para peserta alumni pelatihan kerja baik yang dilaksanakan oleh BPVP Banda Aceh ataupun LPK dan Dudi dapat terserap di dunia kerja ataupun dapat berdikari secara mandiri. Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan Syamsi Hari, SE, MM, dalam sambutannya saat membuka acara, mengatakan, BPVP Banda Aceh adalah Unit Pelaksana Teknis Pusat dari Kementerian Ketenagakerjaan agar dapat dimanfaatkan keberadaannya oleh pihak manapun yang berkepentingan. Syamsi Hari mengajak seluruh pengusaha, pemerintah daerah, BUMN, instansi dan lembaga untuk bersama membangun iklim ketenagakerjaan yang kondusif di Aceh dan mengintegrasikan kegiatan pelatihan agar sesuai dengan kebutuhan industri. BPVP Banda Aceh sebagai salah satu LPK milik pemerintah memiliki peran dalam penyiapan tenaga kerja yang terampil, Kompeten, handal dan profesional. Namun hingga saat ini peran tersebut dinilai belum optimal. Untuk membantu BPVP Banda Aceh mengintegrasikan kegiatan pelatihan dalam fungsi Link and Match, maka Dirjen Binalavotas Kemnaker mendorong BPVP untuk membentuk Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan Industri Daerah (FKLPID). Forum ini akan berperan sebagai jembatan dan wadah komunikasi antara LPK, khususnya BPVP Banda Aceh dengan Industri yang mengacu pada potensi ekonomi daerah, perkembangan Dunia usaha dan kebijakan pembangunan daerah. Sementara itu, Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal juga memberikan angin segar dengan menyampaikan sedikit bocoran yaitu bahwa BPVP Banda Aceh memiliki anggaran yang sangat besar untuk seluruh masyarakat di Provinsi Aceh yang ingin mendapatkan atau meningkatkan keterampilan dan kompetensinya, ataupun pihak DUDI baik pemerintah maupun swasta yang berkepentingan dalam peningkatan mutu Skill pekerjanya. Rahmad Faisal menambahkan, acara Gathering Industri 2022 ini juga sebagai wadah untuk menampung ide-ide dan saran tentang Pelatihan apa yang dibutuhkan oleh masing-masing perusahaan atau hal lainnya yang berkaitan dengan pelatihan dan penempatan kerja.(*)  

BPVP Banda Aceh Gelar Gathering Industri 2022 Read More »

Generasi Muda Gampong Jaboi Sabang Dilatih Keterampilan Kerajinan

Sabang : Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh mengadakan program Millenial Bootcamp di beberapa tempat sebagai upaya memberdayakan generasi muda di Provinsi Aceh termasuk Pulau Paling ujung Barat Indonesia. Gampong Jaboi kecamatan Sukamakmue Sabang yang telah ditetapkan sebagai Desa Wisata, menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program ini. Sebelumnya BPVP telah melaksanakannya di Desa Lubok Sukon, Aceh Besar. Trainer SA ACEH sekaligus Pemateri Sadar Bakat dan Sadar Potensi Wisata, Nora Aini Yunita menjelaskan, sejumlah milenial di Gampong ini mendapatkan pelatihan keterampilan selama 5 hari sejak senin 24-28 okt 2022, untuk mengasah kemampuan membuat peralatan dapur dari tempurung kelapa. “Karena Desa Jaboi juga banyak pohon kelapa, maka diinisiasikan untuk membuat program dari tempurung kelapa. Pesertanya diminta dari para masyarakat dari Jaboi sendiri sebanyak 16 orang, fokusnya membuat kerajinan dari tempurung kelapa, ada tiga produk yang wajib dibuat yaitu centong nasi, sayur dan mangkuk sup,” jelas Nora, Kamis (27/10/2022). Nora berharap, pelatihan kerajinan ini kedepannya dapat menciptakan produk kerajinan dari bahan batok kelapa, yang berkualitas dan berdaya saing. Juga untuk mendorong dan meningkatkan kinerja para pelaku usaha dan dapat terbentuknya home industri bagi pengrajin. Sementara itu salah satu masyarakat Gampong Jaboi, Mahrizal mengatakan, sebagai Desa Wisata yang telah ditetapkan Pemerintah Daerah sejak tahun 2021 lalu, tentu harus terus berkembang, tidak hanya menawarkan wisata yang menarik tetapi juga harus memiliki produk unggulan yang dihasilkan oleh warga setempat. “Kalau tanggapan dari masyarakat, sangat mendukung dengan kegiatan ini. Karena bisa membuka juga lapangan kerja baru, bisa meningkatkan kunjungan wisata ke Jaboi, dan kami juga bisa membuat produk dari dalam gampong sendiri,” kata Mahrizal.

Generasi Muda Gampong Jaboi Sabang Dilatih Keterampilan Kerajinan Read More »

Open House Pelatihan Vokasi BPVP Banda Aceh 2022 Berakhir

alam rangka menyemarakan Festival Pelatihan Vokasi Nasional 2022, Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh melaksanakan Open House Pelatihan Vokasi selama 5 hari sejak tanggal 17 – 21 Oktober 2022. Beragam kegiatan telah selesai dilaksanakan seperti Joobfair dan beberapa kompetisi yang dibuka secara gratis untuk umum seperti 1.Barber Battle (Kompetisi Keterampilan para pelaku usaha Barbershop), 2.Fashion Design, 3.Barista Team Challenge dan 4.Content Creator. Puncak acara penutupan Open House Pelatihan Vokasi BPVP Banda Aceh pada hari kamis, 20 Oktober 2022 dengan menampilkan Fashion Show hasil karya peserta pelatihan kejuruan Desain Busana Kreasi BPVP Banda Aceh, penyerahan hadiah dan piagam penghargaan kepada para pemenang yang diserahkan oleh Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan Aceh, SDM dan Hubungan Kerjasama, Ir Iskandar Syukri, MM.MT, Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kemnaker RI diwakili oleh Yusdianto dan Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal dan diakhiri dengan fun walk berisi Dorprize. Selain itu juga dilakukan pelepasan 9 orang alumni program pelatihan Bahasa Jepang BPVP Banda Aceh yang telah lolos seleksi dan akan bekerja sebagai tenaga kesehatan di Jepang oleh Kepala BP3MI Aceh Jaka, Staf Ahli Gubernur Aceh Ir Iskandar Syukri, MM.MT dan Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal secara simbolis memberikan Kitab Suci Al-Qur’an kepada mereka. Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal dalam sambutannya mengatakan, penyelenggaraan open house ini sebagai salah satu upaya rebranding BPVP Banda Aceh yang bertujuan untuk meningkatkan daya tarik dan kepercayaan publik khususnya bagi masyarakat Aceh termasuk pencari kerja dan pemberi kerja tentang pentingnya penyelenggaraan pelatihan vokasi. “BPVP Banda Aceh Kementerian Ketenagakerjaan selalu siap dengan pintu terbuka lebar untuk para pemangku kepentingan, Dunia Usaha Dunia Industri, pemerintah maupun swasta dan stakeholder lainnya juga masyarakat untuk bersinergi dalam peningkatan SDM menekan angka pengangguran di Aceh khususnya dan Indonesia”, tambahnya. Sementara itu, Pj Gubernur Aceh yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Sumber Daya Manusia dan hubungan kerjasama, Ir Iskandar Syukri, MM.MT, memberikan penghargaan dan apresiasi sekaligus juga mengajak semua pihak untuk bersinergi memanfaatkan fasilitas pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui BPVP Banda Aceh untuk satu tujuan bersama yaitu membangun Indonesia Maju, Adil dan Makmur. Turut hadir pada acara tersebut Kepala SKPA, Ketua KADIN Aceh, Kepala BP3MI Aceh, BAPPEDA ACEH, perwakilan Disnaker Aceh, DPMPTSP, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh. Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Open House Pelatihan Vokasi BPVP Banda Aceh 2022 Berakhir, https://aceh.tribunnews.com/2022/10/22/open-house-pelatihan-vokasi-bpvp-banda-aceh-2022-berakhir.

Open House Pelatihan Vokasi BPVP Banda Aceh 2022 Berakhir Read More »

Para Juara KKIN VIII Regional Wilayah Barat Siap Berkompetisi Pada KKIN VIII Tingkat Nasional

Ajang Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VIII Tahun 2022 Tingkat Regional Wilayah Barat yang diselenggarakan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh telah berakhir. Seremoni penutupan berlangsung di Hotel Grand Permata Hati, Banda Aceh, Kamis (28/7/ 2022). Para pemenang mendapatkan tropi, uang tunai serta sovenir dan peralatan kerja dari para sponsor. Selanjutnya para pemenang akan melanjutkan kompetisinya pada KKIN VIII Tingkat Nasional di Sumatera Barat pada bulan Oktober mendatang. Penyelenggaraan Lomba permainan slot demo gacor dan KKIN tahun 2022 ini adalah yang ke-8 sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2017. Event yang dimulai pada 24 Juli 2022 lalu itu diikuti oleh para peserta dari 7 provinsi di Sumatera yaitu, Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi dan Bangka Belitung. Mereka berkompetisi pada 12 bidang keahlian yaitu: 1. Instalasi Listrik, 2. Elektronika, 3. Pengelasan, 4. Pendingin dan Tata Udara, 5. Otomotif sepeda motor, 6. Otomotif kendaraan ringan, 7. Desain Grafis 8. Perancangan rekayasa mekanik CAD, 9. Solusi perangkat lunak TIK untuk bisnis 10.Tata Busana 11. Kecantikan, 12. Pelayanan Restoran. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Dirjen Binalavotas Kemnaker RI) yang diwakili oleh Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan RI Syamsi Hari, SE, MM, menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada BPVP Banda Aceh atas suksesnya kegiatan KKIN VIII Regional Wilayah Barat ini. Kemudian kepada unsur pemerintah dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Dunia Usaha Dunia Industri (Dudi) seperti, Bank Syariah Indonesia (BSI), PT Pupuk Iskandar Muda Aceh Utara, brand kecantikan LATULIP dan Yenny Shallya Tata Rias Banda Aceh yang telah berkolaborasi memberikan dukungan pada kegiatan ini. Ia mengatakan, Undang-undang No.13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan menjelaskan tentang perlunya pemerintah menetapkan kebijakan dan menyusun perencanaan tenaga kerja. Salah satu yang harus dipenuhi adalah pelatihan kerja termasuk kompetensi kerja. Peran lembaga pelatihan kerja baik pemerintah maupun swasta ataupun training center industri memegang peranan penting untuk meningkatkan SDM Ketenagakerjaan. Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Kementerian Ketenagakerjaan RI Syamsi Hari, SE. M.M mengatakan, pencari kerja perlu dibekali dengan keterampilan atau skill, tidak cukup mengandalkan ijazah sekolah maupun perguruan tinggi saja. “Di sinilah peran Instruktur untuk membekali para pencari kerja dengan keahlian yang mereka butuhkan agar bisa diterima di dunia kerja”, kata Syamsi Hari. Ia menambahkan, pembentukkan SDM yang unggul untuk menjadikan Indonesia sebagai negara yang sejahtera dan maju, hanya dapat dilakukan oleh generasi muda yang cerdas, berakhlak mulia, jujur dan mampu berkompetisi. Kemudian untuk mendukung percepatan peningkatan kualitas SDM tersebut, para peserta pelatihan harus mendapatkan pembekalan ilmu keterampilan dan disiplin ilmu lainnya dari instruktur yang sesuai dan kredible di bidangnya. “Karena Instruktur merupakan aktor utama dalam pelatihan kerja yang berfungsi sebagai fasilitator dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, perubahan sikap dan perilaku (etos kerja) dari tenaga kerja”, ujarnya. Oleh karena itu, Syamsi Hari menambahkan, Kementerian ketenagakerjaan melalui Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Ditjen Binalavotas Kemnaker RI) menyelenggarakan ajang kompetisi bagi para instruktur pelatihan yaitu Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasiinal (KKIN). Ajang kompetisi Keterampilan ini sebagai barometer untuk mengukur, meningkatkan dan pemerataan peningkatan kompetensi instruktur yang terintegrasi disetiap daerah baik itu instruktur pemerintah maupun swasta. “Akhirnya, selamat kepada para kompetitor yang terpilih untuk mewakili lembaganya ke tingkat nasional di Padang Sumatera Barat. bagi yang belum berhasil tetap semangat tetap berusaha dan tingkatkan keterampilannya”, ujar Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker RI Syamsi Hari, SE.M.M Turut hadir dalan acara tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh, Direktur Bina Peningkatan Produktivitas Ghazmahadi, ST, MM, Kepala Sekretariat BNSP Fauziah, SE, M.Si, Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Medan Andri Susila, Kepala BPVP Surakarta Teguh Sulistiono, Kepala BPVP Banda Aceh Rahmad Faisal, Plt Kepala BPVP Padang Afridamon, para pejabat struktural, Administrator dan fungsional di lingkungan Kemnaker RI, Asisten Vice President PT Pupuk Iskandar Muda, Jufri, Kepala Bank BSI KCP Peunayong, Syaifullah, Pimpinan Latulipe Cosmetiques Cabang Aceh, Yanti dan Pimpinan Yenny Shalia Tata Rias Banda Aceh Yeni. (*) Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul Para Juara KKIN VIII Regional Wilayah Barat Siap Berkompetisi Pada KKIN VIII Tingkat Nasional, https://aceh.tribunnews.com/2022/07/28/para-juara-kkin-viii-regional-wilayah-barat-siap-berkompetisi-pada-kkin-viii-tingkat-nasional?page=2.

Para Juara KKIN VIII Regional Wilayah Barat Siap Berkompetisi Pada KKIN VIII Tingkat Nasional Read More »

BPVP Banda Aceh Gelar Kompetisi Instruktur Nasional

Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh menggelar Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VIII Regional Wilayah Barat Tahun 2022. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 24 sampai 28 Juli 2022. Pembukaan dilakukan di Hotel Grand Permata Hati, Banda Aceh. Sementara pelaksanaan kompetisi berlangsung di BPVP Banda Aceh. KKIN adalah kompetisi yang dilakukan secara terstruktur dan sistematis, bertujuan sebagai ajang bagi para instruktur yang tersebar diseluruh Indonesia untuk mengukur, meningkatkan dan pemerataan peningkatan kompetensi yang terintegrasi. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan, Direktorat Jendral Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas (Binalavotas), Kementerian Ketenagakerjaan RI (Kemnaker RI). Ajang ini telah dimulai sejak tahun 2017. KKIN dilaksanakan tidak hanya untuk Instruktur dari Lembaga Pelatihan Pemerintah, namun juga dari Lembaga Pelatihan Swasta dan Industri. Kepala BPVP Kendari, Ode Haji Polondus, S.Pd, M.Pd dan Rahmad Faisal, Kepala BPVP Banda Aceh berfoto bersama para perserta. Dirjen Binalavotas Kemnaker RI dalam sambutannya yang diwakili oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Andri Susila mengatakan, peranan instruktur di lembaga pelatihan kerja harus diperkuat karena memiliki korelasi dengan pembangunan SDM dan sebagai sarana dalam mewujudkan Indonesia Kompeten. “Kita harus menyiapkan standart kompetensi yang menjadi acuan dalam proses pelatihan, lembaga pelatihan yang kredibel, training material yang berkualitas dan yang tidak kalah penting adalah instruktur yang qualified dalam mentransfer skill atau keterampilan, knowledge atau ilmu pengetahuan dan attitude atau sikap dan perilaku pada peserta pelatihan”, kata Kepala BBPVP Medan Andri Susila. Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Banda Aceh Mairul Hazami dalam sambutannya mengatakan, dalam era globalisasi persaingan tenaga kerja antar negara akan semakin kompetitif di seluruh sektor. Untuk itu diperlukan peningkatan kualitas SDM, dimana instruktur merupakan aktor utama untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, perubahan sikap dan perilaku (etos kerja) dari tenaga kerja sehingga dapat memasuki dunia kerja maupun berwirausaha. Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Banda Aceh Rahmad Faisal saat menyampaikan laporan penyelenggaraan mengatakan, KKIN ini mengusung tema, Melalui Kompetisi kita Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Instruktur. Adapun bidang keahlian yang dikompetisikan meliputi 12 bidang kompetisi yaitu: 1. Instalasi Listrik, 2. Elektronika, 3. Pengelasan, 4. Pendingin dan Tata Udara, 5. Otomotif sepeda motor, 6. Otomotif kendaraan ringan, 7. Desain Grafis 8. Perancangan rekayasa Mekanik CAD, 9. Solusi perangkat Lunak TIK untuk bisnis 10. Tata Busana 11. Kecantikan, 12. Pelayanan Restoran. Kompetisi Keterampilan Instruktur Nasional (KKIN) VIII Tahun 2022 diikuti oleh para peserta dari 7 Provinsi yang ada di Sumatera, antara lain Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Jambi dan kepulauan Bangka Belitung. Turut hadir dalam acara tersebut Perwakilan Direktur Bina Instruktur dan Tenaga Pelatihan, Perwakilan Disnakermobduk Aceh, Kepala BPVP dari propinsi peserta, Kepala UPTD BLK Binaan BPVP Banda Aceh, Ketua FKLPI, para pejabat struktural, administrator dan fungsional di lingkungan Kemnaker RI serta undangan yang hadir langsung dan via virtual. (*) Artikel ini telah tayang di SerambiNews.com dengan judul BPVP Banda Aceh Gelar Kompetisi Instruktur Nasional, https://aceh.tribunnews.com/2022/07/25/bpvp-banda-aceh-gelar-event-akbar-kompetisi-instruktur.

BPVP Banda Aceh Gelar Kompetisi Instruktur Nasional Read More »

Dorong kerajinan dan industri kreatif, BPVP Banda Aceh bersinergi dengan Dekranasda Aceh

Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh bersama Forum Komunikasi Lembaga Pelatihan dan Industri Daerah (FKLPID) Aceh penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh dan Galeri Pengantin Yenni Shalia, Untuk mendorong pengembangan sektor kerajinan dan industri kreatif di Aceh. Kerjasama ini dalam rangka penguatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Aceh itu,  Senin (20/6/2022). Ketua FKLPID Aceh, Muhammad Ihsan menjelaskan peran FKLPI yang merupakan sebuah forum yang menjembatani antara BPVP Banda Aceh dengan Industri, sebagai upaya link and match antara penyiapan tenaga kerja yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia Industri. Beliau memapreasi terwujudnya sinergi yang tertuang dalam MoU kerjasama ini yang akan mendorong terciptanya UMKM-UMKM baru dalam industri kreatif ataupun kerajinan. Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda Aceh Rahmad Faisal, mengatakan, pemerintah Indonesia saat ini juga sedang menggiatkan UMKM dan ekonomi kreatif yang dinilai memiliki potensi besar mendongkrak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. “Potensi dari Aceh juga bisa diangkat dan kita berdayakan dengan potensi dan karakteristik daerah. Apalagi saat ini kerajinan dari Aceh yaitu bordiran kerawang sangan banyak peminat,” ujarnya. Dan juga Ketua Dekranasda Aceh, Dyah Erti Idawati dalam kesempatan itu berharap, kegiatan kolaborasi ini mampu memberikan energi dan semangat baru dalam mendorong produktivitas perajin, khususnya pada pengemasan akhit produk, yang dinilai masih kurang memuaskan. “Dengan ini bisa meningkatkan life skill sehingga produktivitasnya lebih banyak dan berkualitas. Harapan kita dengan perjanjian meningkatkan kompetensi masyarakat ini, akan lebih optimal lagi dalam pengembangan potensi dan produktivitas kerja yang lebih baik,” kata Dyah. Dyah yang juga Ketua TP PKK Aceh itu menuturkan, kerajinan Aceh memiliki keunikan dan kekhasan tersindiri, sehingga memiliki nilai ekonomi yang tinggi, hanya saja pada proses akhirnya terutama dalam kaitan kemasan produk, Dyah menilai masih monoton dan belum memiliki daya tarik yang mampu mendongkrak minat konsumen. Misalnya mulai dari segi pewarnaan hingga adaptasi fesyen modern yang sentuhannya masih kurang . Oleh karena itu, Dyah berharap dengan peran kolaborasi yang sangat kuat antar semua pihak khususnya melalui pelatihan ini, akan memunculkan insan-insan kreatif Aceh dengan inovasi baru, untuk mendongkrak perekonomian pengrajin yang berbasis pada pengembangan warisan budaya. “Selama ini kita lihat pengrajin itu hanya mata pencaharian sampingan bukan utama, sehingga tidak optimal. Jadi dengan pelatihan ini akan memberikan dampak pada pengembangan kerajinan dengan sentuhan inovasi yang lebih modern dan langsung menyentuh nilai keekonomian,” pungkas Dyah. Karena itu, dia berharap melalui kegiatan kolaboratif ini akan memberikan daya ungkit bagi pembangunan SDM Aceh yang lebih berkualitas serta perekonomian juga ikut tumbuh membaik.   @Humas Provinsi Aceh

Dorong kerajinan dan industri kreatif, BPVP Banda Aceh bersinergi dengan Dekranasda Aceh Read More »